HiAnime Resmi Berakhir, 7 Operator Pembajakan Ditangkap
HiAnime Berakhir, 7 Operator Ditangkap

Aliansi untuk Kreativitas dan Hiburan (ACE) telah mengkonfirmasi penangkapan tujuh anggota HiAnime, operator situs streaming anime bajakan terbesar di dunia. Penangkapan ini terjadi empat bulan setelah situs tersebut ditutup pada awal tahun ini.

Penangkapan oleh Otoritas Vietnam

Melalui akun LinkedIn resminya, ACE memuji tindakan Kementerian Keamanan Publik Vietnam (MPS), khususnya C03 (Departemen Investigasi Kejahatan Ekonomi) dan A05 (Departemen Keamanan Siber dan Pencegahan Kejahatan Teknologi Tinggi), yang berhasil menangkap dan menuntut tujuh operator yang diyakini berada di balik HiAnime dan layanan pembajakan terkait.

"ACE memuji tindakan Kementerian Keamanan Publik Vietnam (MPS), khususnya C03, Departemen Investigasi Kejahatan Ekonomi, dan A05, Departemen Keamanan Siber dan Pencegahan Kejahatan Teknologi Tinggi, dalam menangkap dan menuntut tujuh operator yang diyakini berada di balik HiAnime dan layanan pembajakan terkait," demikian bunyi unggahan media sosial tersebut, Kamis (2/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Penutupan HiAnime

HiAnime dikenal sebagai salah satu situs streaming anime ilegal terbesar di dunia, dengan jutaan pengunjung setiap bulannya. Penutupan dan penangkapan ini merupakan pukulan telak bagi industri pembajakan anime, yang selama ini merugikan para kreator dan studio anime secara signifikan.

ACE, satu-satunya koalisi anti-pembajakan yang didukung oleh Motion Picture Association (MPA), terus berupaya memberantas pembajakan konten digital. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas kerja sama internasional dalam menegakkan hak cipta.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga