Pramono Segera Bahas Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp200 Ribu per Bulan
Pramono Bahas Tarif Langganan Transjakarta Rp200 Ribu

Pramono Respon Usulan Tarif Berlangganan Transjakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan akan segera membahas usulan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) terkait tarif Transjakarta dan Transjabodetabek, termasuk skema berlangganan sebesar Rp200.000 per bulan. Hal ini disampaikan Pramono di Jakarta Pusat, Selasa (7/7), seperti dikutip dari Antara.

"Untuk usulan dari dewan transportasi, tentunya segera akan dikaji oleh Pemerintah DKI Jakarta. Saya sudah mendapatkan usulan tersebut," kata Pramono. Ia menambahkan bahwa Pemprov DKI akan segera mengambil keputusan terkait penyesuaian tarif, termasuk tarif Transjabodetabek rute Bandara Soekarno Hatta-Blok M yang sudah dijanjikan dalam tiga bulan namun belum diumumkan.

Skema Berlangganan dan Tarif Reguler

Sebelumnya, Ketua DTKJ Sugihardjo mengusulkan tarif berlangganan bus Transjakarta Rp200.000 per bulan agar ongkos pekerja harian lebih terjangkau. Skema ini diusulkan bersamaan dengan rencana penyesuaian tarif reguler menjadi Rp5.000 untuk layanan BRT, non-BRT, dan mikrotrans yang terintegrasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perhitungan tarif langganan didasarkan pada asumsi 25 hari kerja per bulan dengan perjalanan pulang pergi. "Jadi, kalau orang yang bekerja hitungannya sehari sebulan 25 hari kerja, itu tarifnya mestinya kalau Rp5.000 berangkat, Rp5.000 pulang, udah Rp10.000. Kan jadi kali 25 hari berapa? Rp250.000," jelas Sugihardjo. Dengan skema berlangganan, pengguna mendapat potongan Rp50.000 per bulan.

Keputusan Segera Diambil

Pramono menekankan pentingnya keputusan cepat, terutama untuk rute bandara yang sudah melebihi janji tiga bulan. "Segera memang harus diambil keputusan, terutama untuk Transjabodetabek yang ke bandara, yang pada waktu itu saya janjikan dalam waktu tiga bulan akan kita umumkan. Ini sudah lebih dari tiga bulan," ujarnya. Tarif Transjabodetabek rute Bandara Soekarno Hatta-Blok M masih dibahas bersama DPRD DKI Jakarta.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga