Keluhan Penjual Shopee: Pengembalian Disetujui Tanpa Bukti Video yang Sah
Penjual Shopee Protes Pengembalian Tanpa Bukti Video

Penjual Shopee Mengadu: Pengembalian Barang Disetujui Tanpa Bukti Video yang Sah

Seorang penjual di platform e-commerce Shopee mengajukan keluhan resmi terkait proses pengembalian barang yang dinilai tidak adil. Menurut pengadu, dua pesanannya disetujui untuk dikembalikan oleh Tim Dispute Shopee tanpa bukti video unboxing yang memadai, menyebabkan kerugian finansial.

Kronologi Dua Kasus Pengembalian yang Bermasalah

Penjual dengan nama Andre melaporkan bahwa ia mengirimkan pesanan pertama dengan nomor 251229MRF7XUTH pada 30 Desember 2025, yang telah diterima pembeli di Surabaya pada 1 Januari 2026. Pesanan kedua dengan nomor 260106BM6SPBKT dikirim pada 6 Januari 2026 dan diterima di Bandung pada 8 Januari 2026. Namun, setelah itu, pembeli mengajukan pengembalian untuk kedua pesanan tersebut.

Andre menyatakan bahwa Tim Dispute Shopee telah menyetujui pengembalian untuk pesanan pertama hanya berdasarkan video unboxing rekayasa, sementara untuk pesanan kedua, pengembalian bahkan disetujui tanpa video unboxing sama sekali dan tanpa alasan yang jelas dari pembeli. Hal ini dianggap sebagai kelalaian yang merugikan pihak penjual.

Respons dari Customer Service dan Dampak Finansial

Customer Service resmi Shopee telah meminta maaf kepada Andre dan berjanji untuk membuat laporan agar Tim Dispute segera menyelesaikan kedua kasus ini. Pada 28 Januari 2026, perwakilan Tim Customer kembali menegaskan bahwa tanpa video unboxing, pengajuan pengembalian seharusnya ditolak oleh Shopee, dan penjual tidak seharusnya dikenakan biaya ongkos kirim bolak-balik.

Namun, hingga kini, solusi konkret belum diberikan. Untuk pesanan pertama, hanya harga barang yang telah dibayar, sementara ongkos kirim yang dikembalikan belum dilunasi. Sedangkan untuk pesanan kedua, baik harga barang maupun ongkos kirim sama sekali belum dibayarkan oleh Shopee.

Harapan dan Tuntutan dari Penjual

Andre berharap Shopee segera:

  • Menyediakan video unboxing asli untuk kedua pesanan.
  • Jika tidak ada bukti yang sah, menolak pengajuan pengembalian.
  • Melakukan pembayaran penuh atas barang yang telah dikirim.
  • Mengembalikan biaya ongkos kirim yang tidak seharusnya dibebankan kepada penjual.

Keluhan ini menekankan pentingnya transparansi dan keadilan dalam proses penyelesaian sengketa di platform e-commerce, terutama dalam melindungi hak-hak penjual kecil.