Israel melancarkan serangan udara di Lebanon selatan, tepatnya di kota Arab Salim, distrik Nabatieh. Dua orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut, termasuk seorang tenaga kesehatan.
Korban Serangan
Kementerian Kesehatan Lebanon pada Minggu (25/5/2026) mengonfirmasi tewasnya dua orang, termasuk seorang paramedis dari Komite Kesehatan Islam yang berafiliasi dengan Hizbullah. Sementara itu, 10 orang lainnya mengalami luka-luka.
"Serangan musuh Israel berturut-turut di kota Arab Salim di distrik Nabatieh menewaskan dua orang termasuk seorang paramedis dari Komite Kesehatan dan melukai 10 orang, termasuk dua paramedis Komite dan empat lainnya dari asosiasi Risala," demikian pernyataan resmi kementerian, dikutip dari AFP pada Senin (25/5/2026).
Kutukan terhadap Serangan
Pemerintah Lebanon mengutuk keras serangkaian serangan yang terus berlangsung terhadap sektor kesehatan dan darurat di Lebanon selatan. Para petugas penyelamat dari asosiasi Pramuka Risala diketahui berafiliasi dengan gerakan amal yang bersekutu dengan Hizbullah.
Serangan ini menambah daftar panjang kekerasan di perbatasan Lebanon-Israel. Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar resmi dari pihak Israel terkait insiden tersebut.



