Presiden RI Prabowo Subianto memuji prestasi prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang berhasil meraih gelar juara dalam kompetisi menembak antarnegara Australian Army Skills at Arms Meeting (AASAM) sebanyak 13 kali berturut-turut. Kompetisi yang digelar setiap dua tahun sekali di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia ini telah didominasi kontingen Indonesia setidaknya selama 26 tahun terakhir.
Prabowo Ungkap Kebanggaan di Hadapan Publik
Prabowo menyampaikan pujian tersebut dalam pidatonya pada acara peluncuran serentak lima bendungan baru di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7). "Tentara kita, Angkatan Darat, 13 kali juara umum di pertandingan nembak Australia. 13 kali ya, 13 kali. 13 kali. Pertandingan itu tiap 2 tahun sekali," kata Prabowo dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan bahwa konsistensi juara ini telah berlangsung sejak 2008. "Jadi, bayangkan, 26 tahun, tentara Indonesia juara nembak se-Asia Pasifik. Yang ikut (kompetisi) tentara Australia, tentara Amerika (Serikat), tentara Jepang, tentara Vietnam, tentara negara-negara hebat, tentara Malaysia, tentara Singapura," sambungnya.
Faktor Kunci di Balik Prestasi
Menurut Prabowo, kemenangan beruntun ini merupakan hasil dari kerja keras latihan, perlengkapan terbaik, dan asupan bergizi yang anggarannya tidak dikorupsi oleh para komandan. "Prajurit kita juara. Artinya apa? Prajurit kita berarti, anak-anak petani -- nggak ada anak orang kaya mau jadi tentara, ada gak? Artinya, prajurit Indonesia dikasih perlengkapan yang tepat, makannya enggak dikorupsi, dikasih komandan yang baik, dikasih peluru yang cukup latihan, dia juara. Juara antara tentara terbaik di dunia," kata mantan jenderal TNI AD itu.
Ia menambahkan bahwa prestasi ini menjadi lambang kebanggaan negara. "Ini sekali lambang, simbol (kebanggaan negara)," ujar Prabowo.
Senjata Produksi Dalam Negeri
Dalam kompetisi AASAM, kontingen Indonesia menggunakan senjata produksi dalam negeri buatan PT Pindad. Pada ajang AASAM 2018, kontingen Indonesia menggunakan produk senjata Pindad seperti Karaben SS2 V2 Heavy Barrel, Senapan SS2 V4 Heavy Barrel, serta munisi buatan Pindad. Hal ini menunjukkan kemampuan industri pertahanan nasional dalam mendukung prestasi TNI di kancah internasional.



