Polisi mengungkapkan bahwa pengacara berinisial RM Napitupulu (28) yang ditemukan meninggal dunia setelah diduga lompat dari sebuah apartemen di Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, bukanlah penghuni apartemen tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo pada Senin (20/7/2026).
Korban Pernah Tinggal di Apartemen
Meski bukan penghuni, Joko menyebut bahwa korban diketahui pernah tinggal di apartemen tersebut sebelumnya. Informasi ini diperoleh dari keterangan sejumlah saksi dan pemeriksaan rekaman CCTV di lokasi kejadian. "Informasi yang didapat, bahwa korban ini bukan penghuni apartemen tersebut. Namun, korban diketahui pernah tinggal di apartemen itu sebelumnya," kata Joko kepada wartawan.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami alasan korban datang ke apartemen tersebut. Korban diketahui datang langsung menuju lantai 46 yang merupakan area rooftop. "Di CCTV ada gambaran runutannya. Saat yang bersangkutan datang, keluar dari lift lantai berapa ke lantai berapa, itu ada. Tentunya itu menjadi bagian yang kami dalami ke depannya. Lantai 46 itu rooftop ya, artinya bagian paling atas. Ada saksi yang melihat pada saat," tutur Joko.
Penyidik Akan Minta Keterangan Keluarga
Lebih lanjut, Joko menyebut penyidik juga akan meminta keterangan dari pihak keluarga korban. Namun, ia belum bisa memastikan kapan permintaan keterangan itu akan dilakukan. "Tentunya ini masih baru kejadian kemarin, keluarga korban masih dalam suasana berduka. Namun demikian, ke depan kami akan meminta keterangan dari pihak keluarga juga," ucap dia.
Sebelumnya, pengacara RM Napitupulu ditemukan meninggal dunia setelah diduga lompat dari apartemen di Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga datang seorang diri ke apartemen tersebut, kemudian menuju ke lantai 46.
Kronologi Kejadian
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya pada Senin (20/7) menjelaskan, "Dari hasil keterangan saksi dan pengecekan CCTV, korban diduga datang seorang diri ke Apartemen Master Piece, kemudian menuju area rel gondola lantai 46 dan melompat hingga terjatuh di balkon lantai 2 Hotel The G."
Sementara itu, beredar informasi di media sosial yang menduga bahwa korban memiliki hubungan keluarga dengan pengacara Hotman Paris. Terkait hal tersebut, Budi menyebut pihak kepolisian masih melakukan pendalaman. "Terkait informasi mengenai hubungan keluarga korban dengan pihak tertentu, hal tersebut masih didalami oleh Polsek Metro Setiabudi," ucap Budi.



