Negara Paling Berpengaruh di Dunia Versi Wharton School 2026
Negara Paling Berpengaruh di Dunia 2026 Versi Wharton

Kekuatan suatu negara tidak hanya diukur dari kemampuan militernya. Meski kekuatan militer masih menjadi salah satu faktor penting, pengaruh sebuah negara di tingkat global juga ditentukan oleh berbagai aspek lain, seperti kekuatan ekonomi, kemajuan teknologi, sumber daya strategis, hingga jangkauan diplomatik.

Metodologi Indeks Negara Terbaik 2026

Hal itu tergambar dalam 2026 Best Countries Index yang disusun oleh The Wharton School, University of Pennsylvania. Dipublikasikan oleh Visual Capitalist pada 12 Juli 2026, indeks ini didasarkan pada survei terhadap 15.131 responden dewasa di 33 negara.

Survei tersebut menilai persepsi global terhadap 89 negara berdasarkan 73 atribut yang dikelompokkan ke dalam 10 subindeks, termasuk pengaruh. Subindeks pengaruh sendiri mencakup atribut seperti kepemimpinan, kekuatan ekonomi, aliansi militer, dan pengaruh politik.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Negara Paling Berpengaruh di Dunia

Berdasarkan hasil survei, Amerika Serikat menempati peringkat pertama sebagai negara paling berpengaruh di dunia. Disusul oleh China di posisi kedua, Rusia di posisi ketiga, dan Inggris di posisi keempat. Jerman melengkapi lima besar.

Peringkat keenam ditempati oleh Korea Selatan, yang menunjukkan pengaruh kuat di bidang teknologi dan budaya. Prancis berada di posisi ketujuh, Jepang di kedelapan, Arab Saudi di kesembilan, dan Uni Emirat Arab di kesepuluh.

Kejutan dari Timur Tengah dan Asia

Kehadiran Arab Saudi dan UEA di posisi 9 dan 10 menunjukkan pengaruh kawasan Timur Tengah yang semakin besar, terutama melalui kekuatan energi dan investasi global. Sementara itu, Korea Selatan dan Jepang mewakili kekuatan teknologi dan ekonomi Asia.

Menurut laporan Visual Capitalist, "Indeks ini memberikan gambaran komprehensif tentang bagaimana negara-negara dipersepsikan di panggung global, tidak hanya dari sisi militer tetapi juga soft power."

Implikasi bagi Indonesia

Indonesia tidak masuk dalam 10 besar negara paling berpengaruh versi indeks ini. Namun, sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia masih memiliki potensi untuk meningkatkan pengaruh globalnya melalui diplomasi, perdagangan, dan investasi.

Para pengamat menilai bahwa peningkatan pengaruh Indonesia memerlukan penguatan di bidang teknologi, inovasi, dan konektivitas internasional. Dengan populasi muda yang besar dan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia memiliki modal untuk bersaing di tingkat global.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga