Polisi Gagalkan Penyelundupan 12 Motor Kamuflase Perabotan ke Sumatra
Polisi Gagalkan Penyelundupan 12 Motor Kamuflase Perabotan

Polsek Tambora berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 12 unit sepeda motor yang diduga hasil curian di Exit Tol Cikupa. Belasan motor tersebut disamarkan dengan perabotan rumah tangga dan mainan anak-anak, dan rencananya akan dikirim ke wilayah Sumatra.

Motor-motor tersebut diangkut menggunakan sebuah truk yang disamarkan secara rapi. Pelaku mengkamuflase pengiriman motor ilegal dengan menumpuknya bersama berbagai barang rumah tangga seperti sapu, ember, lemari, dan mainan anak-anak. Dari luar, truk tampak seperti mengangkut perlengkapan rumah tangga biasa.

Pengungkapan Berawal dari Laporan Warga

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima Unit Reskrim Polsek Tambora pada Selasa, 7 Juli 2026. Warga melaporkan adanya sebuah truk yang diduga mengangkut kendaraan hasil kejahatan dan akan melintas di kawasan Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora segera melakukan penyelidikan. Namun saat tiba di lokasi, truk yang dimaksud telah lebih dahulu melintas dan masuk ke jalan tol," kata AKP Wahyu dalam keterangannya, Rabu, 15 Juli 2026.

Petugas kemudian melakukan pelacakan hingga memperoleh informasi bahwa kendaraan tersebut berada di ruas Tol Cikupa. Tanpa membuang waktu, tim langsung melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan truk tersebut di kawasan Exit Tol Cikupa.

Modus Kamuflase Perabotan Rumah Tangga

"Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan satu truk yang mengangkut 12 unit sepeda motor. Seluruh kendaraan ditumpuk dan disamarkan dengan berbagai barang rumah tangga serta mainan anak-anak. Berdasarkan keterangan sopir, motor-motor tersebut rencananya akan dikirim ke Sumatra," jelas Wahyu.

Wahyu mengungkapkan bahwa jaringan ini mengelabui petugas dengan modus mengkamuflase muatan seolah-olah truk tersebut hanya mengangkut perabotan rumah tangga. "Ini merupakan upaya pelaku untuk mengelabui petugas maupun masyarakat selama perjalanan agar muatan sebenarnya tidak terlihat," kata dia.

Dua Motor Dipastikan Hasil Curian

Setelah seluruh kendaraan diamankan, penyidik langsung melakukan pemeriksaan nomor rangka dan nomor mesin serta mencocokkannya dengan data laporan kehilangan kendaraan bermotor. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan dua unit sepeda motor telah dipastikan merupakan hasil pencurian, masing-masing berdasarkan laporan polisi di wilayah Polsek Kebon Jeruk dan Polsek Cengkareng.

"Sementara 10 unit sepeda motor lainnya masih dalam proses identifikasi untuk memastikan asal-usulnya," imbuhnya.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan seorang sopir berinisial RA yang masih berstatus saksi. Sementara itu, polisi menetapkan pria berinisial TA sebagai daftar pencarian orang (DPO) yang diduga berperan dalam pengiriman kendaraan tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga