Korut Pamerkan Sistem Peluncur Roket Raksasa Berkemampuan Nuklir
Korut Pamerkan Peluncur Roket Raksasa Berkemampuan Nuklir

Korut Pamerkan Sistem Peluncur Roket Raksasa Berkemampuan Nuklir

Korea Utara (Korut) secara resmi memamerkan serangkaian sistem peluncur roket berukuran besar yang diklaim memiliki kemampuan untuk membawa hulu ledak nuklir. Pengungkapan persenjataan ini dilakukan menjelang digelarnya kongres penting Partai Buruh Korea yang berkuasa di negara terisolasi tersebut.

Pengungkapan di Plaza Pyongyang

Pemimpin Korut Kim Jong Un hadir dalam seremoni pengungkapan sistem peluncur roket tersebut di Pyongyang pada Rabu (18/2/2026). Menurut laporan kantor berita Korean Central News Agency (KCNA), Kim Jong Un diperkirakan akan merinci fase selanjutnya dalam program senjata nuklir Korut ketika membuka kongres Partai Buruh dalam beberapa hari mendatang.

Sejumlah foto yang dirilis media pemerintah Korut menunjukkan puluhan kendaraan yang memuat peluncur roket berukuran besar diparkir rapi dalam barisan di plaza Gedung Kebudayaan Pyongyang. Lokasi ini akan menjadi tempat digelarnya Kongres Partai Buruh Korea yang berlangsung setiap lima tahun sekali.

Klaim Kemampuan Penghancuran

Dalam seremoni tersebut, Kim Jong Un menyebut senjata itu "cocok untuk serangan khusus, untuk menyelesaikan misi strategis" - merujuk pada eufemisme umum untuk senjata nuklir. Pemimpin Korut itu menambahkan bahwa sistem senjata tersebut akan menangkal musuh, meskipun tidak menyebutkan secara spesifik negara mana yang dimaksud.

"Tidak perlu menjelaskan lebih lanjut tentang daya hancur dan nilai militernya," kata Kim Jong Un memuji persenjataan tersebut. "Ini karena senjata itu dapat menghancurkan target yang dituju menjadi abu melalui serangan mendadak dan serentak dengan memfokuskan energi penghancurnya."

Kim Jong Un bahkan menyatakan dengan tegas: "Ketika senjata ini benar-benar digunakan, tidak ada kekuatan yang dapat mengharapkan perlindungan Tuhan." Dia menggambarkan sistem peluncur roket multiple dengan ukuran 600 mm ini sebagai "senjata yang luar biasa dan menarik."

Analisis Kemampuan Teknis

Pengamat dari Institut Korea untuk Unifikasi Nasional, Hong Min, memberikan analisis mendalam tentang kemampuan sistem peluncur roket Korut tersebut. Menurut perkiraannya, sistem peluncur ini dapat menembakkan roket dengan jangkauan hingga 400 kilometer - yang mencakup seluruh wilayah Korea Selatan (Korsel).

Beberapa poin penting dari analisis tersebut:

  • Seoul, ibu kota Korsel, berjarak kurang dari 50 kilometer dari titik perbatasan terdekat Korut
  • Tujuan utama sistem ini adalah untuk menetralisir kekuatan udara gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat
  • Jika dilengkapi dengan hulu ledak nuklir taktis, satu baterai yang menembakkan empat hingga lima peluru dapat menghancurkan seluruh pangkalan udara

Konteks Politik dan Strategis

Sistem peluncur roket raksasa ini menjadi pusat perhatian saat persiapan kongres Partai Buruh Korea berlangsung. Kongres ini secara luas dianggap sebagai peristiwa politik terpenting di Korut. Disebutkan bahwa sistem peluncur roket tersebut dipersembahkan kepada kongres Korut sebagai hadiah dari para pekerja amunisi.

Pengungkapan sistem senjata baru ini terjadi dalam konteks ketegangan regional yang terus berlanjut di Semenanjung Korea. Analis memperkirakan bahwa pameran kekuatan militer ini merupakan bagian dari strategi Korut untuk memperkuat posisi tawar dalam hubungan internasional dan menunjukkan kemajuan program persenjataannya kepada dunia internasional.