Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mempertemukan advokat Hotman Paris dengan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir pada Selasa (28/7/2026). Pertemuan itu diunggah Dasco di akun Instagram pribadinya, @sufmi_dasco, dengan keterangan "Persatuan Indonesia. Silaturahmi bersama Ketua Umum PWI dan Hotman Paris hari ini." Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut. CNNIndonesia.com telah menghubungi Dasco untuk meminta konfirmasi, namun yang bersangkutan belum merespons.
Latar Belakang Laporan terhadap Hotman Paris
Pertemuan ini terjadi di tengah polemik laporan PWI terhadap Hotman Paris ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghinaan terhadap wartawan. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/5291/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. PWI melaporkan Hotman dengan sangkaan melanggar Pasal 242 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Tak hanya PWI, organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia juga melaporkan Hotman pada hari yang sama, Senin (27/7). Laporan MIO terdaftar dengan nomor LP/B/5298/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. MIO menduga Hotman melanggar Pasal 433, Pasal 436, dan Pasal 441 KUHP baru, serta Pasal 18 ayat (1) juncto Pasal 4 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Pernyataan Hotman: Ini Delik Aduan, Bukan Delik Pers
Menanggapi dua laporan tersebut, Hotman Paris buka suara pada Kamis (24/7). Ia menegaskan bahwa pernyataan yang ia lontarkan dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung pada Jumat (17/7) lalu ditujukan kepada perorangan, bukan kepada organisasi manapun. "Itu kan dari orang ke orang. Kan gue terangin dia panjang lebar, dia enggak, dia terus ngotot, akhirnya harusnya jawabannya 'lu ngerti enggak sih?', gue bilang sama saja dengan 'lu punya otak enggak sih', kok enggak ngerti itu lho. Dan itu ke oknum lu, bukan ke organisasi. Jadi itu delik aduan bukan delik pers," tutur Hotman.
Hotman juga menyatakan siap memenuhi panggilan polisi apabila dimintai keterangan terkait pernyataannya. "Don't worry lah, saya siap kooperatif," ujarnya.
Dampak dan Tindak Lanjut
Pertemuan yang difasilitasi Dasco ini menjadi sorotan publik. Sejumlah kalangan menduga bahwa pertemuan tersebut merupakan upaya mediasi untuk meredakan ketegangan antara Hotman Paris dan PWI. Namun, baik Dasco maupun kedua pihak belum memberikan pernyataan resmi.
Polisi masih menunggu perkembangan penyelidikan atas laporan yang masuk. Sementara itu, masyarakat menantikan langkah selanjutnya sebagai bentuk penyelesaian kasus penghinaan yang melibatkan tokoh hukum dan organisasi wartawan.



