Gudang Amunisi TNI di Madiun Meledak, Sejumlah Korban Dievakuasi
Gudang Amunisi TNI di Madiun Meledak, Korban Dievakuasi

Ledakan hebat mengguncang Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (16/7/2026). Peristiwa ini menyebabkan sejumlah korban dan memicu evakuasi besar-besaran.

Ledakan di Gudang Amunisi TNI

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan terjadi sekitar pukul 16.23 WIB. Warga sekitar mendengar suara dentuman keras yang berasal dari kompleks gudang amunisi milik TNI AD tersebut. Tim gabungan dari TNI dan Polri segera dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan area dan melakukan evakuasi.

Kasi Humas Polres Madiun, Iptu Anita Dyah Puspitosari, membenarkan kejadian tersebut. "Mohon waktu njih, karena tempat kejadian ada di wilayah rekan TNI," ujarnya saat dikonfirmasi. Ia belum dapat memberikan detail lebih lanjut karena proses investigasi masih berlangsung.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Korban Ledakan Dibawa ke RSUD Caruban

Sejumlah korban dilaporkan telah dilarikan ke RSUD Caruban Madiun untuk mendapatkan perawatan medis. Belum diketahui secara pasti jumlah korban maupun tingkat keparahan luka yang diderita. Pihak rumah sakit masih melakukan pendataan.

Sementara itu, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 081/DSJ Madiun, Kapten Inf Ismail, membenarkan adanya ledakan. Namun, ia mengaku tidak berwenang memberikan komentar lebih jauh. "Gupusmu di bawah Puspalad, bukan di bawah Korem," ucapnya singkat.

Investigasi dan Keterangan Resmi

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Penerangan Kodam V/Brawijaya mengaku akan segera memberikan keterangan resmi mengenai penyebab ledakan dan dampak yang ditimbulkan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Ledakan gudang amunisi ini menjadi perhatian nasional. Sebelumnya, TNI juga pernah melakukan investigasi terkait ledakan amunisi di Garut yang menimbulkan korban jiwa. Kasus ledakan di Madiun ini akan menjadi evaluasi bagi pengamanan gudang amunisi di seluruh Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga