AS Serang Infrastruktur Militer Iran dan Tawarkan Rencana Gencatan Senjata 15 Poin
AS Serang Iran dan Tawarkan Gencatan Senjata 15 Poin

AS Luncurkan Serangan ke Infrastruktur Militer Iran dan Usulkan Rencana Gencatan Senjata

Jakarta - Komando Pusat militer Amerika Serikat (AS) secara resmi mengumumkan pelaksanaan operasi serangan terhadap infrastruktur militer yang dimiliki oleh rezim Iran. Dalam pernyataannya, AS menilai bahwa infrastruktur tersebut menimbulkan ancaman serius bagi pasukan militernya sendiri serta sekutu-sekutu yang berada di kawasan Timur Tengah.

Informasi ini pertama kali dibagikan melalui akun X resmi militer AS pada Rabu, 25 Maret 2026, seperti yang dilaporkan oleh Aljazeera. Tidak hanya pernyataan tertulis, militer AS juga membagikan sebuah video berdurasi 19 detik yang menampilkan cuplikan serangan yang dilancarkan di wilayah Iran.

Video Serangan Tunjukkan Ledakan dan Kebakaran

Dalam video yang dibagikan tersebut, tampak jelas bahwa serangan ditujukan ke pusat infrastruktur militer Iran. Seketika setelah serangan dilancarkan, ledakan dahsyat terjadi dan api membubung tinggi, menunjukkan intensitas operasi yang dilakukan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Secara paralel, militer Israel juga menyatakan bahwa angkatan udaranya telah menyerang beberapa situs produksi senjata Iran yang berlokasi di Teheran pada malam hari. Pernyataan resmi militer Israel yang dipublikasikan di Telegram mengklaim bahwa fasilitas yang diserang itu digunakan oleh Iran untuk memproduksi berbagai jenis senjata udara dan laut.

Senjata-senjata tersebut dikatakan ditujukan untuk kelompok-kelompok seperti Hamas di Gaza, Hizbullah di Lebanon, serta berbagai kelompok proksi lainnya yang tersebar di seluruh wilayah Timur Tengah. "Selain itu, situs-situs pertahanan Iran juga turut diserang, termasuk posisi peluncuran rudal antipesawat dan situs tambahan yang berisi sistem pertahanan udara rezim tersebut," sebut pernyataan itu lebih lanjut.

AS Tawarkan Rencana Gencatan Senjata 15 Poin kepada Iran

Di tengah eskalasi konflik, AS juga mengajukan tawaran gencatan senjata yang terdiri dari 15 poin kepada Iran. Informasi mengenai tawaran ini pertama kali diungkapkan oleh media terkemuka AS, New York Times (NYT), dalam laporan terbarunya.

NYT mengutip dua pejabat Washington yang mengetahui garis besar proposal AS tersebut. Disebutkan bahwa tawaran gencatan senjata 15 poin dari AS telah disampaikan kepada para pejabat Iran melalui perantara Pakistan. Islamabad sendiri disebut telah menawarkan diri sebagai tuan rumah untuk negosiasi ulang antara Washington dan Teheran.

Isi dari 15 poin rencana gencatan senjata itu belum diungkapkan secara detail kepada publik. Namun, laporan dari televisi Israel, Channel 12, yang mengutip tiga sumber, menyebutkan bahwa AS mengupayakan gencatan senjata selama sebulan untuk membahas rencana 15 poin tersebut secara lebih mendalam.

Laporan media Israel juga menyebut bahwa rencana gencatan senjata dari AS itu mencakup beberapa poin kunci, seperti pembongkaran program nuklir Iran, penghentian dukungan untuk kelompok proxy, dan pembukaan kembali Selat Hormuz yang strategis. Langkah ini diharapkan dapat meredakan ketegangan di kawasan yang semakin memanas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga