Video Viral Trump Didoakan Pendeta di Gedung Putih Saat Perang Iran-AS
Sebuah video yang menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang didoakan oleh sekitar 20 pendeta di Ruang Oval Gedung Putih telah menjadi viral di media sosial. Momen spiritual ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik, saat AS dan Israel terus melancarkan serangan terkoordinasi terhadap Iran.
Video tersebut, seperti dilaporkan Euro News pada Jumat (6/3/2026), dirilis oleh Wakil Kepala Staf Gedung Putih Dan Scavino melalui akun media sosial X miliknya. Scavino, yang juga menjabat sebagai Direktur Kantor Personel Kepresidenan Gedung Putih, menulis dalam postingannya yang viral: "Sedang berlangsung sekarang di Ruang Oval @WhiteHouse. God Bless the USA!" Sejauh ini, video itu telah ditonton lebih dari 7,2 juta kali.
Momen Doa untuk Trump dan Pasukan AS
Dalam video yang beredar, Trump terlihat duduk di mejanya di Ruang Oval, sementara beberapa pendeta meletakkan tangan ke pundaknya dan yang lainnya mengarahkan tangan ke arahnya. Mereka mengucapkan doa secara lantang, memohon berkat dan perlindungan untuk presiden serta pasukan AS.
Salah satu pendeta dalam video tersebut berdoa: "Kami berdoa agar berkat dan kasih karunia-Mu senantiasa menyertainya. Kami berdoa agar hikmat dari surga memenuhi hati dan pikirannya, dan Tuhan, Engkau akan membimbingnya di masa-masa sulit yang kita hadapi saat ini." Doa itu juga mencakup permohonan untuk keselamatan tentara AS yang sedang bertugas.
Foto-foto terpisah dari momen ini diposting oleh pendeta terkemuka AS, Paula Michelle White-Cain, yang juga menjabat sebagai Penasihat Senior untuk Kantor Keagamaan Gedung Putih. White-Cain, yang hadir dalam acara doa tersebut, menulis di Instagram: "Sungguh HARI YANG LUAR BIASA berdoa untuk @potus, untuk pasukan kita, untuk anggota keluarga militer kita yang hebat, untuk Amerika, dan Israel.. untuk Operation Epic Fury."
Latar Belakang Ketegangan Militer dengan Iran
Video viral ini dirilis saat AS dan Israel terus menggempur Iran dengan serangan terkoordinasi yang telah berlangsung sejak Sabtu (28/2) waktu setempat. Dalam beberapa hari terakhir, pasukan kedua negara sekutu itu menyerang berbagai target di Iran, termasuk rudal, angkatan laut, dan lokasi komando militer.
Serangan-serangan tersebut telah menewaskan sejumlah tokoh penting Iran, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap target di Israel dan pangkalan AS di negara-negara Teluk. Setidaknya enam tentara AS dilaporkan tewas akibat serangan drone Iran di Kuwait.
Momen doa untuk Trump ini muncul di tengah eskalasi konflik, menyoroti dimensi spiritual dalam kepemimpinan selama masa perang. Video tersebut telah memicu berbagai reaksi di media sosial, dengan banyak netizen mendiskusikan peran agama dalam politik internasional.
