Surya Paloh Santai Tanggapi Eksodus Kader NasDem ke PSI: Mungkin Sudah Jenuh
Surya Paloh Santai Tanggapi Kader NasDem Pindah ke PSI

Surya Paloh Santai Tanggapi Eksodus Kader NasDem ke PSI: Mungkin Sudah Jenuh

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, buka suara mengenai fenomena hengkangnya sejumlah politisi dari partainya ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dalam pernyataannya, Paloh menyikapi perpindahan tersebut dengan santai, menganggapnya sebagai dinamika biasa dalam dunia politik yang penuh warna.

Perpindahan Kader Dinilai Hal Lumrah

Menurut Surya Paloh, perpindahan kader dari satu partai ke partai lain merupakan sesuatu yang wajar terjadi dalam lanskap politik Indonesia. "Ah, sudahlah itu. Masalahnya mungkin saja sudah jenuh dia. Orang kan perlu penyegaran," ujarnya kepada wartawan pada Sabtu, 21 Februari 2026. Ia menambahkan bahwa kejenuhan bisa menjadi alasan utama seseorang mencari suasana baru di tempat lain.

Paloh mengaku tidak mempersoalkan keputusan kader yang memilih untuk pindah. Baginya, yang lebih penting adalah bagaimana NasDem tetap dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat. "Tapi yang paling penting bagaimana kita tetap harus bisa memberikan kontribusi kita yang berarti," tegasnya.

Fokus pada Kontribusi, Bukan Perpindahan

Saat ini, fokus utama Partai NasDem bukan pada siapa yang keluar atau masuk, melainkan pada kemampuan partai untuk terus memberikan manfaat bagi rakyat. "Ya kita harus bisa memberikan asas manfaat atas kehadiran kita, baik secara individu, kelompok, ataupun institusi seperti institusi partai politik ini," jelas Paloh. Pernyataan ini menegaskan komitmen partai untuk tetap relevan dan bermanfaat dalam percaturan politik nasional.

Beberapa kader NasDem yang telah resmi berpindah ke PSI antara lain:

  • Ahmad Ali
  • Rusdi Masse
  • Bestari Barus

Perpindahan ini menjadi sorotan publik, namun Paloh memilih untuk tidak mempermasalahkannya secara berlebihan. Ia menekankan bahwa dalam politik, loyalitas bisa berubah seiring waktu, dan yang terpenting adalah bagaimana setiap pihak tetap berkontribusi positif.

Dinamika Politik yang Terus Bergerak

Pernyataan Surya Paloh ini mencerminkan pandangan yang realistis terhadap dinamika politik Indonesia, di mana perpindahan kader sering kali terjadi sebagai bagian dari strategi atau kebutuhan pribadi. Dengan sikap santai ini, NasDem berusaha menjaga stabilitas internal sambil tetap fokus pada agenda-agenda yang lebih besar untuk kepentingan masyarakat.

Ke depan, partai akan terus mengedepankan nilai-nilai kontribusi dan manfaat, tanpa terbebani oleh isu perpindahan kader. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi NasDem dalam menghadapi tantangan politik yang semakin kompleks.