Presiden RI Prabowo Subianto telah tiba di Kompleks Parlemen untuk menghadiri rapat paripurna DPR yang digelar di Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026. Kedatangan Presiden yang didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini disambut oleh para pimpinan DPR, termasuk Ketua DPR Puan Maharani serta Wakil Ketua Sufmi Dasco Ahmad, Sarie Yuliati, dan Saan Mustopa.
Pidato 45 Menit di Sidang Paripurna
Dalam agenda rapat paripurna yang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato selama 45 menit. Pidato tersebut akan membahas kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal yang menjadi prioritas pemerintah.
Pesan Penting dari Presiden
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pidato Presiden Prabowo akan memuat pesan-pesan penting terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF). Menurutnya, program-program unggulan Presiden akan disampaikan langsung oleh Kepala Negara, bukan oleh menteri.
"Itu ada pesan-pesan penting yang di KEM PPKF, di mana di KEM PPKF itu ada program-program unggulan Presiden, jadi harus dia yang ngomong, bukan saya," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 19 Mei 2026.
Sejarah Baru di DPR
Purbaya menambahkan bahwa kehadiran Presiden Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM PPKF merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendengarkan masukan dari legislatif dan memastikan kebijakan fiskal yang transparan dan akuntabel.
Rapat paripurna ini menjadi momen penting bagi pemerintahan Prabowo-Gibran dalam merumuskan arah kebijakan ekonomi nasional ke depan. Dengan pidato langsung dari Presiden, diharapkan seluruh anggota DPR dan masyarakat dapat memahami secara komprehensif visi dan misi pemerintah dalam mengelola perekonomian negara.



