Presiden RI Prabowo Subianto menerima dua mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra dan putrinya Paetongtarn Shinawatra, pada Rabu (8/7) malam di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut diumumkan melalui unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet (Setkab) RI pada malam yang sama.
Setkab menyatakan bahwa Prabowo baru saja melepas keberangkatan Perdana Menteri India Narendra Modi di Bandara Yogyakarta International Airport sebelum menerima kunjungan Thaksin dan Paetongtarn. "Setelah melepas keberangkatan Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Bandara Yogyakarta International Airport, Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Thailand periode 2001-2006, Thaksin Shinawatra, beserta keluarga di kediaman pribadi Presiden di Kertanegara, pada Rabu malam, 8 Juli 2026," demikian kutipan dari akun IG Sekretariat Kabinet RI.
Pertemuan Hangat dan Penuh Keakraban
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir putri Thaksin, Paetongtarn Shinawatra, yang juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand pada periode 2024-2025. Setkab mengunggah sejumlah foto momen perbincangan antara Prabowo dan para tamunya, yang menggambarkan suasana hangat dan penuh keakraban.
"Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu menjadi momentum untuk mempererat persahabatan yang telah terjalin lama. Dalam suasana santai, Bapak Presiden dan Thaksin juga bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan strategis global serta dinamika kawasan," tulis Setkab dalam unggahannya.
Peran Thaksin di Danantara
Setkab juga mengingatkan peran Thaksin di Indonesia, yaitu sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara. "Selain pernah memimpin Thailand pada periode 2001-2006, Thaksin Shinawatra kini turut memberikan kontribusi bagi Indonesia sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara," demikian pernyataan Setkab.
Pertemuan ini dinilai sebagai bagian dari upaya Pemerintah Indonesia untuk memperkuat jejaring persahabatan dan komunikasi dengan para pemimpin serta tokoh dunia. "Melalui pertemuan-pertemuan seperti ini, Pemerintah Indonesia terus memperkuat jejaring persahabatan dan komunikasi dengan para pemimpin serta tokoh dunia sebagai bagian dari upaya memperluas kerja sama dan memperkokoh posisi Indonesia di tengah dinamika global," pungkas pernyataan Setkab.



