Prabowo Kecam Keras Serangan di Lebanon yang Tewaskan 3 Prajurit TNI
Prabowo Kecam Serangan di Lebanon Tewaskan 3 Prajurit TNI

Prabowo Kecam Keras Serangan di Lebanon yang Tewaskan 3 Prajurit TNI

Dukacita mendalam menyelimuti VIP Lounge Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat jasad tiga prajurit TNI tiba dari Lebanon. Mereka gugur dalam tugas mulia sebagai bagian dari Misi Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL), menyusul serangan Israel ke wilayah Lebanon selatan pada akhir Maret lalu.

Prosesi Penghormatan Terakhir di Bandara Soetta

Presiden Prabowo Subianto hadir secara langsung untuk melepas ketiga jasad prajurit yang gugur sebelum dimakamkan di tempat peristirahatan terakhir. Dalam prosesi persemayaman yang khidmat, turut hadir Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), beserta sejumlah pejabat tinggi pemerintahan lainnya.

Tangis haru keluarga pecah ketika peti jenazah disejajarkan dalam upacara tersebut. Beberapa anggota keluarga terlihat memeluk peti jenazah dengan penuh emosi, sebelum ditenangkan oleh prajurit yang bertugas. Mereka kemudian duduk di depan peti jenazah masing-masing, mengiringi kepergian sang pahlawan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Identitas Prajurit yang Gugur dan Tempat Pemakaman

Ketiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon. Setelah prosesi di Bandara Soetta, jenazah mereka diterbangkan ke lokasi pemakaman masing-masing.

  • Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung.
  • Serka (Anumerta) Sertu Muhammad Nur Ikhwan dimakamkan di TMP Giri Dharmolyo II, Magelang.
  • Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon dimakamkan di TMP Giripeni, Kulon Progo.

Kecaman Keras dari Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kecaman keras terhadap insiden memilukan ini. Dalam unggahan di akun Instagram resminya pada Minggu (5/4), Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit terbaik.

"Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa," tegas Prabowo dalam pernyataannya.

Dia menambahkan bahwa negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan, menjaga kehormatan prajurit, serta memastikan pengorbanan mereka tidak pernah dilupakan. Prabowo juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melanjutkan semangat menjaga perdamaian dan tidak memberi ruang bagi upaya pemecahbelahan.

Dukungan dari Tokoh Negara dan Langkah Selanjutnya

Kehadiran SBY dalam prosesi ini menunjukkan solidaritas tinggi antar tokoh negara dalam menghadapi tragedi ini. SBY sebelumnya telah meminta PBB untuk menghentikan penugasan UNIFIL menyusul insiden tersebut. Sementara itu, ketiga prajurit yang gugur telah dinaikkan pangkatnya secara anumerta, dan keluarga mereka menerima santunan sebesar Rp 1,8 miliar sebagai bentuk penghargaan negara.

Insiden ini menyoroti risiko tinggi yang dihadapi pasukan perdamaian di zona konflik, serta komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas global. Kecaman dari Prabowo menegaskan posisi Indonesia yang tegas menolak segala bentuk kekerasan yang mengancam perdamaian dunia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga