Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada partai-partai koalisi pendukung pemerintahannya. Dalam pidato pada acara Harlah ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2026), Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa seluruh partai dalam barisan pemerintahannya akan terus berada di pihaknya.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah ketua umum dan petinggi partai politik. Prabowo mengungkapkan, "Hari ini saya merasa dapat dukungan. Saya yakin semua partai koalisi senapas, sejiwa, dan berada bersama saya."
Keyakinan terhadap PDIP
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia meyakini bahwa PDIP berada pada posisi yang sama dalam membela negara dan bangsa Indonesia. "Dan di ujungnya, saya percaya PDIP pun akan membela negara dan bangsa Indonesia," ujar Prabowo.
Pernyataan ini menunjukkan optimisme Prabowo terhadap soliditas politik nasional. Ia menegaskan bahwa semua partai di Indonesia pada dasarnya memiliki sikap patriotisme yang sama. "Itu insting saya. Kata hati saya. Karena kita semua adalah patriot. Semua bangsa Indonesia. Nggak mungkin ada anak yang tidak setia kepada Ibu Pertiwi," sambungnya.
Kehadiran Para Petinggi Partai
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga hadir dalam acara Harlah ke-28 PKB malam itu. Selain itu, sejumlah ketua umum partai politik turut hadir, di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzammil Yusuf, dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas).
Para elite partai lainnya juga terlihat, seperti Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni, Sekretaris Jenderal PAN Eko Patrio, Bendahara Umum Partai Golkar Sari Yuliati, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron, dan Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Isyana Bagoes Oka.
Apresiasi terhadap PKB
Sebelumnya, Prabowo juga memuji hasil Ijtima Ulama PKB yang dianggapnya sebagai hadiah luar biasa. Ia menyebut bahwa hasil ijtima tersebut merupakan perintah yang harus dijalankan. Hal ini menunjukkan hubungan erat antara pemerintah dan PKB dalam konteks kebangsaan.
Prabowo menegaskan bahwa tidak akan ada partai yang tidak setia kepada bangsa dan negara. Keyakinan ini didasarkan pada semangat patriotisme yang dimiliki oleh seluruh elemen bangsa Indonesia. "Karena kita semua adalah patriot. Semua bangsa Indonesia," tandasnya.



