Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal Zulhijah 1447 Hijriah pada 17 Mei mendatang untuk menentukan tanggal Hari Raya Idul Adha di Indonesia.
Sidang Isbat sebagai Forum Musyawarah
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyatakan bahwa sidang isbat merupakan forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah, organisasi masyarakat Islam, serta para ahli falak dan astronomi dalam menetapkan awal bulan Hijriah. Hal ini disampaikannya di Jakarta pada Rabu, 6 Mei.
Abu menjelaskan bahwa proses penetapan awal Zulhijah dilakukan dengan mengintegrasikan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Kedua pendekatan ini saling melengkapi untuk menghasilkan keputusan yang komprehensif. Data hisab memberikan gambaran awal posisi hilal, sementara rukyat menjadi konfirmasi faktual melalui pengamatan langsung di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.
Rangkaian Sidang Isbat
Rangkaian sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Seminar ini akan disiarkan secara terbuka. Setelah itu, panitia akan menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai lokasi pengamatan, mulai dari wilayah barat hingga timur Indonesia.
"Selanjutnya, Menteri Agama akan memimpin sidang dengan mendengarkan pertimbangan para peserta sebelum menetapkan awal Zulhijah secara resmi," ujar Abu.
Penetapan Muhammadiyah
Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sudah sejak jauh hari menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah untuk tahun 1447 Hijriah. Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang dirilis di Yogyakarta pada 22 September 2025, PP Muhammadiyah menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada hari Senin Kliwon, 18 Mei 2026 M. Dengan demikian, Hari Arafah (9 Zulhijah) akan bertepatan pada hari Selasa Pon, 26 Mei 2026, dan Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijah) akan dirayakan pada hari Rabu Wage, 27 Mei 2026.



