Ganjar: Wajar Kaesang Maju di Dapil Puan, PDIP Yakin Jateng Kandang Banteng
Ganjar: Wajar Kaesang Maju di Dapil Puan, PDIP Yakin

Ganjar Pranowo, Ketua DPP PDI Perjuangan, menanggapi dengan tenang pengumuman Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, yang akan maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah. Menurut Ganjar, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam pemerintahan, sebagaimana dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945.

"Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama di dalam pemerintahan. Itu dijamin UUD 1945. Siapapun itu," ujar Ganjar dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (26/7). Ia juga menilai langkah Kaesang wajar karena yang bersangkutan berasal dari Solo, Jawa Tengah, yang menjadi bagian dari Dapil V.

Latar Belakang Dapil V Jawa Tengah

Dapil V Jawa Tengah mencakup Kota Surakarta (Solo), Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo. Wilayah ini dikenal sebagai basis kuat PDIP, yang kerap dijuluki sebagai "kandang banteng". Pada Pemilu sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani yang merupakan kader PDIP berhasil meraih suara terbanyak di dapil ini dengan 297.366 suara. Pencalonan Kaesang dari dapil yang sama menghadirkan persaingan langsung antara PSI dan PDIP di wilayah strategis tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sikap PDIP: Fokus pada Demokrasi dan Kinerja

Ganjar menekankan bahwa PDIP tidak terlalu khawatir dengan kehadiran Kaesang. Ia meyakini masyarakat akan tetap menggunakan hak pilihnya secara bebas dan tanpa tekanan. "Bagi PDIP, ini bukan soal siapa berhadapan dengan siapa, melainkan bagaimana rakyat diberi kesempatan menentukan pilihannya secara bebas dan demokratis," tuturnya. Ganjar juga optimistis perolehan suara PDIP tidak akan tergerus karena faktor kedekatan dengan rakyat, rekam jejak, serta kerja nyata yang telah dilakukan partainya selama ini.

"Kami menghormati setiap peserta pemilu, dan tetap percaya bahwa kedekatan dengan rakyat, rekam jejak, serta kerja nyata akan menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memberikan mandat," jelas Ganjar. Ia menambahkan dengan tegas bahwa PDIP dan PSI adalah partai yang berbeda, sehingga suara PDIP di Jawa Tengah dipercaya tetap aman. "Enggak (suara hilang) kita Partainya beda. Saya masih yakin (Jateng) kandang banteng," imbuhnya.

Langkah Kaesang dan Dinamika Politik

Sebelumnya, Kaesang Pangarep secara resmi mendeklarasikan pencalonannya untuk Pileg 2029 dari Dapil V Jawa Tengah. Keputusan ini menjadi sorotan karena ia merupakan putra bungsu Presiden Joko Widodo dan kini menjabat sebagai Ketua Umum PSI. Langkahnya maju dari dapil yang sama dengan Puan Maharani dinilai sebagai tantangan terhadap dominasi PDIP di wilayah tersebut. Namun, Ganjar tetap percaya diri bahwa PDIP mampu mempertahankan basis suaranya melalui pendekatan langsung kepada masyarakat dan program kerja yang telah terbukti.

Dengan adanya persaingan ini, publik akan menyaksikan pertarungan antara dua partai di dapil yang sangat strategis. PDIP yang sudah mapan berhadapan dengan PSI yang dipimpin oleh figur muda dan populer. Hasilnya akan menjadi indikator penting bagi peta politik nasional menjelang Pemilu 2029.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga