Ketua Komisi I DPR Minta Beri Kesempatan Prabowo di Board of Peace untuk Palestina
DPR: Beri Kesempatan Prabowo di Board of Peace untuk Palestina

Ketua Komisi I DPR Serukan Dukungan untuk Langkah Prabowo di Dewan Perdamaian

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menanggapi rencana Presiden Prabowo Subianto menghadiri rapat perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian di Amerika Serikat. Dalam pernyataannya, Utut meminta semua pihak memberikan kesempatan kepada Prabowo untuk memperjuangkan kepentingan Indonesia, khususnya dalam isu kemerdekaan Palestina.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Utut menyampaikan hal ini usai menghadiri acara Buka Bersama dengan Partai NasDem di Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026). Ia menegaskan bahwa prinsip Indonesia mengenai kemerdekaan Palestina tetap konsisten dan didukung oleh berbagai elemen, termasuk dari partainya sendiri, PDI Perjuangan.

"Pertama, kita semua mendukung Palestina, setuju kan? Saya hitung demo teman-teman PKS pakai syal, sudah berpuluh kali. Itu wacana yang kita suarakan terus. Dan kami dari PDI Perjuangan sangat mendukung," ujar Utut.

Langkah Konkret Menuju Perdamaian

Utut menilai kehadiran Prabowo dalam rapat Board of Peace merupakan langkah maju yang perlu didukung. Ia menekankan bahwa tanpa tindakan nyata, upaya perdamaian hanya akan berhenti pada wacana.

"Nah sekarang, Pak Prabowo melangkah. Kita kasih kesempatan dong. Kalau tanpa langkah itu kan hanya cuman ye-ye-ye. Kalau ini Pak Prabowo melangkah. Ini sudah satu step lebih maju. Kita dukung," tambahnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya Indonesia tidak terlibat langsung dalam konflik, dengan menyebut berbagai varian pihak seperti Israel, Hamas, dan Mahmoud Abbas.

Agenda Prabowo di Amerika Serikat

Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu (18/2/2026). Rapat perdana Board of Peace dijadwalkan pada Kamis (19/2/2026), dengan fokus pada implementasi dan keberlanjutan gencatan senjata di Gaza.

Dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Prabowo menyatakan bahwa pertemuan ini sangat penting untuk merintis solusi nyata dan abadi bagi isu Palestina.

"Sebagaimana Anda ketahui, saya di sini atas undangan Presiden Amerika Serikat untuk pertemuan yang sangat penting dalam Board of Peace. Ini merupakan pertemuan resmi pertama dewan tersebut yang dibentuk untuk menangani implementasi dan keberlanjutan gencatan senjata di Gaza. Kami berupaya untuk terus merintis jalan menuju solusi yang nyata dan abadi bagi isu Palestina," kata Prabowo.

Pertemuan Bilateral dan Kerja Sama

Selain menghadiri Board of Peace, Prabowo juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Donald Trump. Agenda ini termasuk penandatanganan perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART), yang diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia dalam mendorong perdamaian global sekaligus memperjuangkan kepentingan nasional di forum internasional.