DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan 485 ekor sapi kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Hewan kurban tersebut disalurkan ke sejumlah wilayah di Jawa Timur melalui kantor DPD dan DPC PDI Perjuangan, pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan, masjid, hingga panti asuhan.
Agenda Rutin Setiap Iduladha
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengatakan pembagian sapi kurban itu merupakan agenda rutin partainya setiap momentum Iduladha. "Pada Selasa 26 Mei 2026, menjelang perayaan Iduladha 2026, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan 485 sapi kurban melalui kantor DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Jawa Timur," kata Said dalam keterangannya yang dikutip Rabu (27/5).
Dimensi Spiritual dan Sosial
Menurut Said, Iduladha tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga sosial. Karena itu, PDI Perjuangan Jawa Timur ingin memastikan masyarakat kecil turut merasakan manfaat dan kebahagiaan pada perayaan hari besar keagamaan tersebut. Ia menyebut masih banyak masyarakat di Jawa Timur yang bekerja di sektor informal dengan tingkat pendapatan terbatas. Berdasarkan data yang disampaikannya, sekitar 64,4 persen penduduk bekerja di sektor informal, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar 59,4 persen. Kondisi tersebut, kata Said, membuat sebagian pekerja belum memperoleh berbagai hak yang umumnya diterima pekerja sektor formal, seperti standar upah layak, jaminan kesehatan, jaminan pensiun, hingga perlindungan ketenagakerjaan lainnya.
"Sebagai pimpinan PDI Perjuangan di Jawa Timur, Kami ingin berbagi dengan rumah tangga miskin yang rata rata bekerja sektor informal di Jawa Timur, agar mereka bisa ikut merasakan berkah Idhul Adha," ujar Said.
Rendahnya Konsumsi Daging Sapi
Selain itu, Said juga menyoroti masih rendahnya konsumsi daging sapi masyarakat di Jawa Timur. Ia menyebut rata-rata konsumsi daging sapi warga Jawa Timur berkisar 6-9 gram per kapita per minggu. Padahal, lanjut dia, Jawa Timur merupakan salah satu daerah penghasil sapi terbesar di Indonesia dengan produksi sapi potong dan sapi perah mencapai lebih dari 100 ribu ton per tahun. "Untuk itu, kami urunan bergotong royong dari rezeki yang kami terima, kita ingin berbagi, sebab bagi rumah tangga miskin mengonsumsi daging sapi adalah kemewahan, mungkin karena harganya yang mahal buat mereka," kata Said.
Penyaluran ke Berbagai Pihak
Dalam kesempatan ini Said menjelaskan, sapi kurban tersebut disalurkan ke masing-masing DPC PDI Perjuangan, pondok pesantren, masjid, ormas keagamaan, dan panti asuhan. Sementara hewan kurban yang dipotong di kantor DPC akan dibagikan kepada warga sekitar dan anak-anak panti asuhan. Said berharap kegiatan itu dapat mempererat kebersamaan dan menjadi bentuk nyata semangat gotong royong di tengah masyarakat. "Sungguh kami berharap bahwa yang dilakukan oleh DPD Partai menjadi tenunan rajutan sosial sbg identitas partai Wong Cilik berbagi bersama Wong Cilik," kata Said menutup.



