Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5/2026) untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang berlangsung pada 7-8 Mei 2026. Keberangkatan Presiden dilepas langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, sejumlah menteri, dan Kapolri di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.10 WIB.
Pendamping dan Agenda Resmi
Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Rombongan terbatas ini lepas landas dengan membawa agenda penting, termasuk menghadiri KTT Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA). Forum ini menjadi strategis untuk memperkuat konektivitas dan kerja sama ekonomi subkawasan ASEAN.
Isu Utama: Ketahanan Energi dan Pangan
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa KTT ASEAN akan menyoroti dua isu utama, yaitu ketahanan pangan dan kerja sama energi kawasan. Secara khusus, nikel menjadi salah satu komoditas yang dibahas dalam sektor energi. Menurut Bahlil, nikel merupakan komoditas yang dapat dikonversi menjadi baterai, dan Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang mengembangkan ekosistem baterai dari hulu ke hilir.
Indonesia terbuka terhadap kerja sama rantai pasok bahan baku, namun lebih bersifat business-to-business (B-to-B), bukan kesepakatan investasi antarnegara yang spesifik. Bahlil menegaskan bahwa belum ada pembahasan mengenai kesepakatan volume pasokan dalam forum tersebut.
Dinamika Global dan Soliditas Kawasan
Selain itu, para pemimpin ASEAN diharapkan membahas perkembangan global yang berdampak pada kawasan, termasuk upaya menjaga ketahanan energi dan memperkuat koordinasi dalam merespons dinamika geopolitik. Pertemuan ini juga bertujuan memperkuat soliditas kawasan dalam menjaga stabilitas, pertumbuhan ekonomi, serta kerja sama strategis di berbagai sektor.
Keberangkatan Presiden Prabowo dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra. Setibanya di Cebu, Prabowo dijadwalkan mengikuti rangkaian agenda KTT ASEAN ke-48.



