Babak Baru Jokowi: Blusukan hingga Latihan Akting Usai Pulih 100 Persen
Babak Baru Jokowi: Blusukan hingga Latihan Akting

Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memasuki babak baru dalam aktivitasnya setelah menyatakan kondisi kesehatannya telah pulih dan fit 100 persen. Dalam waktu dekat, ia mengungkapkan sejumlah agenda yang akan dijalaninya, mulai dari blusukan hingga menerima tawaran bermain film.

Blusukan ke Tiga Daerah

Jokowi mengaku telah menerima banyak undangan dari berbagai daerah untuk bertemu dengan masyarakat. Kini, dengan kondisi yang sudah sehat, ia siap memenuhi undangan tersebut.

"Ya ini kan saya banyak undangan-undangan dari daerah-daerah untuk hadir dari masyarakat. Ya saya, saya sudah sehat dan saya akan datangi undangan-undangan yang ada," kata Jokowi di Solo, seperti dikutip dari detikJateng, Selasa (26/5).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dalam lawatan ke depan, Jokowi akan lebih banyak berinteraksi dan memberikan motivasi kepada masyarakat. Selain itu, agenda blusukan juga akan dilakukan bersamaan dengan pertemuan relawan dan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di daerah.

"Ya seperti ini kan, udah. Memenuhi undangan-undangan di daerah berarti kan, udah. Ya, udah siap. Insyaallah udah siap," ujar mantan politikus PDIP tersebut.

Dalam waktu dekat, ada tiga daerah yang akan dikunjungi Jokowi. Ketua DPP PSI, Bestari Barus, menyebutkan bahwa Jokowi akan berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Lampung, dan Jawa Barat.

Menurut Bestari, rencana Jokowi untuk menyambangi kader PSI di daerah merupakan bentuk dukungan yang telah disampaikan dalam kongres. Saat itu, Jokowi bahkan menyatakan siap blusukan bersama PSI hingga tingkat kecamatan.

"Ya sudah disampaikan beliau, bahwa yang terdahulu, yang paling duluan akan dikunjungi itu tiga, yaitu Lampung, NTT, dan Jawa Barat," katanya.

Bukan Agenda Politik

Meskipun demikian, rencana lawatan tersebut diklaim tidak berkaitan dengan urusan politik. Sekretaris Jenderal Projo, Freddy Alex Damanik, meminta agar agenda ini tidak dipelintir menjadi narasi politik yang berlebihan.

Freddy mengatakan bahwa aksi blusukan Jokowi keliling Indonesia justru merupakan semangat untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan persatuan kebangsaan.

"Kami ingin menegaskan bahwa ini bukan kampanye, bukan upaya mengambil alih peran pemerintahan, dan bukan bentuk gangguan terhadap Presiden Prabowo Subianto," ujar Freddy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/5).

Latihan Akting untuk Film Dayak

Selain blusukan, Jokowi juga mengaku tengah mendapat tawaran untuk bermain film dari Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah. TBBR menawari Jokowi untuk bermain dalam film bertema budaya Dayak. Mantan politikus PDIP itu bahkan disiapkan menjadi pemeran utama.

"Ya siap saja. Pemeran utama siap, pemeran pembantu siap, figuran siap," kata Jokowi sembari tertawa saat ditemui wartawan di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (25/5), dikutip dari detikJateng.

Ia juga membenarkan bahwa Panglima Jilah telah menyampaikan langsung ajakan main film tersebut. Jokowi pun menegaskan bahwa ia harus berlatih akting terlebih dahulu sebelum menerima tawaran tersebut.

"Ya kalau ngajak main film berarti saya harus latihan akting dulu," ujarnya.

Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Jokowi disebut-sebut akan segera diumumkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI. Ketua DPP PSI, Bestari Barus, membenarkan bahwa partainya telah menyiapkan posisi yang kini diisi oleh Jeffrie Geovanie tersebut untuk Jokowi.

Ia mengatakan bahwa pengumuman itu tinggal menunggu waktu dan keputusan dari Ketua Umum Kaesang Pangarep.

"Ya kalau saya bilang ya bener lah. Tinggal menunggu waktunya kapan itu ya Mas Kaesang lah nanti itu sebagai Ketua Umum kita tidak ingin mendahului beliau, kan begitu," kata Bestari saat dihubungi, Selasa (26/5).

Menurut Bestari, posisi Jokowi di PSI telah jelas sejak pelaksanaan Kongres di Solo pada Juli 2025 lalu. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi telah menegaskan dukungannya kepada PSI.

"Ya, Pak Jokowi sudah sangat jelas di Kongres mengatakan seperti itu, 'saya akan mendukung full PSI, saya akan bekerja keras untuk PSI,'" tambah Bestari, "lagi ketika Rakernas kami itu, beliau juga menyampaikan hal yang lebih heroik lagi, 'saya akan mati-matian'."

"Emang ngapain orang mau mati-matian mau bekerja keras kalau nggak di dalam PSI, kan begitu," imbuhnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga