Anies Baswedan Hadiri Buka Puasa di DPP NasDem, Surya Paloh Tekankan Makna Silaturahmi
Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus mantan calon presiden 2024, Anies Baswedan, mengaku senang menerima undangan untuk menghadiri acara buka puasa bersama di DPP Partai NasDem di Jakarta. Acara yang digelar di NasDem Tower pada Kamis, 19 Februari 2026 ini dihadiri berbagai tokoh politik nasional.
Silaturahmi sebagai Tujuan Utama
Dalam kesempatan tersebut, Anies Baswedan menegaskan bahwa kehadirannya murni untuk bersilaturahmi. "Kita selalu senang sekali setiap kali ada kesempatan silaturahmi. Dan DPP Nasdem mengundang silaturahmi buka puasa, seperti tadi pesannya bahwa ini adalah kesempatan bersilaturahmi berbuka puasa bersama-sama, mudah-mudahan membawa berkah buat semua," ujar Anies di lokasi acara.
Anies terlihat berbincang hangat dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. Namun, ia mengaku tidak ada pembahasan khusus dalam obrolan mereka. "Ya ngobrol aja kita mau salat, gitu saja, santai," ungkapnya.
Tokoh-Tokoh yang Hadir
Selain Jusuf Kalla, acara buka puasa bersama ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh politik terkemuka:
- Ketua DPR Puan Maharani
- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan
- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf
- Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid
- Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad
- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf
- Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi
Pesan Surya Paloh tentang Makna Ramadan
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini memiliki makna khusus untuk memperkuat tali silaturahmi. "Tentu kita bersama-sama sepakat bisa memberikan makna tersendiri agar hubungan silaturahmi yang telah ada selama ini, yang tetap terjaga sedemikian rupa, bisa tetap mampu dipertahankan, bahkan diperkuat dengan kehadiran kita bersama untuk memperkuat tali silaturahmi itu sendiri," kata Surya.
Surya juga menyoroti makna bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat daya tahan terhadap berbagai godaan. "Bukan hanya yang menyangkut masalah menahan lapar dan minum kehausan, tapi berbagai hal-hal yang barangkali bisa kembali mensucikan semangat dan spirit kita untuk memaknai bulan suci Ramadan ini sendiri," ungkapnya.
Lebih lanjut, Surya menambahkan, "Kita mampu untuk memberikan tetap spirit dan semangat kita agar makna bulan suci ini tetap bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi perjuangan kita bersama membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini."
Acara buka puasa bersama di DPP NasDem ini menjadi momen penting dalam menjaga komunikasi dan hubungan baik antar tokoh politik di tengah suasana bulan Ramadan. Kehadiran berbagai tokoh dari berbagai partai menunjukkan pentingnya silaturahmi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.



