SINGAPURA, Kompas.com - Pemerintah Singapura menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim SAR Indonesia setelah proses evakuasi pendaki yang menjadi korban erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, akhirnya rampung pada Minggu (10/5/2026). Dua warga negara Singapura yang sebelumnya dinyatakan hilang ditemukan meninggal dunia setelah tim gabungan melakukan pencarian selama tiga hari di tengah kondisi erupsi yang masih berlangsung dan medan yang berbahaya.
Identitas Korban dan Proses Evakuasi
Kedua korban diketahui bernama Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez Abdul Hamid (27). Sebelumnya, jasad pendaki asal Indonesia bernama Angel Krishela Pradita (28) juga ditemukan lebih dulu pada Sabtu (9/5/2026). Sementara itu, 17 pendaki lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, terdiri dari tujuh warga Singapura dan 10 warga Indonesia.
Kondisi Gunung Dukono Saat Ini
Gunung Dukono masih menunjukkan aktivitas erupsi dengan kolom abu mencapai 2.000 meter pada Senin pagi. Tim SAR terus memantau situasi untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal.



