AHY Tegaskan Turun ke Bawah Bukan Manuver Politik, Demokrat Akan Kawal Pemerintahan Prabowo
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan alasan di balik frekuensi kader partainya yang sering turun ke bawah atau mendatangi konstituen. Pernyataan ini disampaikan dalam acara buka bersama di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Rabu (4/2/2026).
Dalam pidatonya, AHY secara khusus berkelakar kepada Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono. Ia menekankan bahwa aktivitas tersebut bukan merupakan sebuah manuver politik, melainkan wujud dari semangat kader dalam merayakan 25 tahun berdirinya Partai Demokrat.
Pesan Khusus untuk Prabowo Subianto
"Pak Sekjen Gerindra, mohon dilaporkan ke Pak Presiden selaku pembina koalisi, pembina partai-partai politik, kalau Demokrat tahun ini agak sering turun ke bawah karena semangatnya 25 tahun tadi. Tolong jangan disalahartikan sebagai sebuah manuver politik karena pemilu masih lama," celetuk AHY kepada Sugiono.
Setelah celetukan tersebut, AHY kembali menegaskan komitmen Partai Demokrat untuk mengawal pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Tidak hanya itu, ia juga menyatakan keinginannya agar partai tersebut kembali kokoh dan berjaya, khususnya di ranah legislatif.
Kondisi Partai di Parlemen dan Target Pemilu 2029
AHY menggambarkan bahwa kondisi Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat ini berada di posisi paling ujung. Hal ini menjadi alasan utama baginya untuk melakukan perubahan signifikan pada pemilu mendatang di tahun 2029.
"Di parlemen kita sudah paling ujung, Pak. Kita pernah paling ujung sana, sekarang paling ujung sini. Jadi kalau lagi sidang paripurna Betul ya? Jangan sampai mepet tembok ya. Kita ingin kembali kokoh, semakin kokoh," tegasnya di hadapan para kader partai yang hadir.
Tahun Konsolidasi bagi Kader Demokrat
Lebih lanjut, AHY menegaskan kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk fokus melakukan konsolidasi di tahun ini. Ini merupakan langkah lanjutan setelah partai tersebut berhasil menyelenggarakan kongres pada tahun 2025 lalu.
"Tahun ini juga adalah tahun konsolidasi. Tahun lalu kita sudah menjalankan Kongres. Terima kasih sekali lagi atas kehormatan dan juga harapan untuk saya bisa memimpin, dan tahun ini kita lanjutkan dengan konsolidasi di tingkat daerah, di tingkat provinsi, juga pada akhirnya di tingkat kabupaten/kota," tegasnya.
Dengan penegasan ini, AHY berharap agar tidak ada kesalahpahaman mengenai intensitas kader Demokrat yang turun ke lapangan. Ia menekankan bahwa hal tersebut murni didorong oleh semangat partai dan komitmen untuk mendukung pemerintahan Prabowo, bukan sebagai persiapan dini menuju pemilu yang masih jauh.
