Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Husniah Talenrang, menyatakan bahwa aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa merasa tidak nyaman bekerja akibat isu hak angket yang diajukan DPRD Gowa. Hak angket tersebut menyangkut dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pencabutan beasiswa doktoral, dugaan penyimpangan pengadaan seragam sekolah gratis, serta dugaan perbuatan tercela.
ASN Tidak Nyaman Setelah Kadishub Jadi Saksi
Husniah mengungkapkan bahwa ketidaknyamanan ASN semakin terasa setelah Kepala Dinas Perhubungan Gowa, Agussalim Harahap, hadir sebagai saksi dalam sidang hak angket DPRD Gowa. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa.
"Masih tetap berjalan seperti biasa, meskipun memang para ASN merasa bahwa tidak nyaman dengan isu-isu kegaduhan yang dibuat oleh pihak-pihak tertentu," kata Husniah kepada wartawan pada Senin, 6 Juli 2026.
Bupati Tekankan ASN Tetap Fokus pada Tugas
Bupati Gowa mengaku selalu menekankan kepada seluruh ASN untuk menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, isu yang beredar tidak boleh menjadi penghalang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Saya selaku kepala daerah selalu menekankan berkoordinasi kepada ASN untuk jalankan tugasnya masing-masing. Jangan ada yang tertinggal, apalagi tidak mencapai realisasi target di 3 bulan ke triwulan 2. Doakan saja semuanya berjalan lancar," ungkapnya.
Terkait Isu Penyegelan Rumah Jabatan
Menanggapi rumor bahwa rumah jabatan Bupati Gowa akan disegel, Husniah menyatakan ada aturan yang harus diikuti dan tidak mudah untuk menyegel aset milik negara. Ia mengklaim pihaknya telah mengantisipasi isu tersebut sehingga penyegelan tidak terjadi.
"Tentu penyegelan ini sampai sekarang alhamdulillah kita bisa antisipasi, tidak terjadi seperti apa yang dirumorkan di luar sana," katanya.
Imbauan agar Masyarakat Tidak Terprovokasi
Husniah juga mengimbau masyarakat Gowa untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang mencoba membuat kegaduhan di daerah tersebut. Ia meminta semua pihak menunggu hasil kerja panitia khusus (pansus) DPRD Gowa.
"Silakan ditunggu hasil dari pansus ini. Tentu sebagai kepala daerah kami siap terbuka kepada masyarakat. Buktinya sekarang saya menanggapi semuanya dan menerima semuanya, menghargai kerja-kerja teman di DPR," kata dia.
"Tentu dengan kepala yang lebih bijak dan lebih mementingkan kepentingan masyarakat," sambung Husniah.



