Andy Burnham resmi menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris yang baru, menggantikan Keir Starmer. Pengumuman resmi dilakukan pada Senin (20/7/2026) waktu setempat setelah Burnham menghadap Raja Charles III di Istana Buckingham.
Prosesi Pelantikan dan Fakta Sejarah
Dilansir dari BBC pada Senin (20/7/2026), Burnham menjadi PM Inggris ke-59 sepanjang sejarah negara tersebut. Ia juga mencatatkan diri sebagai PM Inggris ketujuh dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, menunjukkan tingginya pergantian kepemimpinan di Inggris belakangan ini.
Selama masa pemerintahan Raja Charles III yang dimulai pada September 2022, Andy Burnham menjadi perdana menteri keempat yang dilantik. Sebelumnya, posisi itu diisi oleh Keir Starmer, Rishi Sunak, dan Liz Truss.
Latar Belakang Andy Burnham
Sebelum menjadi PM, Andy Burnham dikenal sebagai politikus senior Partai Buruh. Ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Manchester Raya sejak 2017 dan sebelumnya menjadi Menteri Kesehatan di bawah kepemimpinan Gordon Brown. Karier politiknya yang panjang dan pengalamannya di pemerintahan daerah dianggap sebagai modal utama dalam memimpin Inggris.
Reaksi Publik dan Tantangan ke Depan
Pengumuman ini disambut beragam oleh publik Inggris. Banyak yang menantikan kebijakan baru Burnham, terutama di sektor kesehatan dan desentralisasi, mengingat rekam jejaknya di Manchester. Namun, tantangan besar menanti, termasuk pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan ketegangan hubungan dengan Uni Eropa.
Dengan pelantikan ini, Inggris kembali mengalami pergantian kepemimpinan di tengah dinamika politik yang terus berubah. Seluruh mata kini tertuju pada langkah pertama Burnham sebagai perdana menteri.



