Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu. Ia menyatakan kesiapan untuk berbagai skenario yang mungkin terjadi dalam proses revisi tersebut.
Kesiapan Kemendagri dalam Revisi UU Pemilu
Tito Karnavian mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai latihan dan kajian untuk menyongsong pembahasan revisi UU Pemilu. Baik jika inisiatif revisi berasal dari pemerintah maupun dari DPR, Kemendagri telah menyiapkan konsep dan draf yang diperlukan.
“Ya kita melakukan exercise tentunya. Kalau inisiatifnya pemerintah, ya kami harus sudah siap nanti dengan konsep, draf. Kalau inisiatifnya dari, dari mana? Dari DPR, ya kami siap dengan DIM nanti, kira-kira gitu, daftar isian masalah,” kata Tito usai rapat bersama Komisi II DPR di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Kemendagri sebagai Leading Sector
Menurut Tito, Kemendagri akan menjadi leading sector dalam pembahasan dari sisi pemerintah. Oleh karena itu, persiapan dilakukan sejak dini untuk memastikan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan.
“Apapun skenarionya, kami mempersiapkan diri. Kalau untuk Kemendagri, pasti akan menjadi lead, kan? Dari pemerintah. Ya kami mempersiapkan. Ketika timing-nya, dari pemerintah ataupun dari DPR membahas, ya kami sudah siap, kira-kira gitu,” ujarnya.
Tito mengakui bahwa ia belum mendengar secara langsung adanya usulan agar RUU Pemilu menjadi inisiatif pemerintah. Namun, ia memastikan bahwa pihaknya tetap menyiapkan berbagai skenario yang mungkin terjadi, termasuk jika pemerintah yang menjadi penggagas revisi.
“Saya belum mendengar, baru isu yang saya dengar. Tapi, seperti biasalah, kalau Kemendagri sebagai bagian dari pemerintah, apalagi biasanya menjadi lead, ya, di depan dalam penanganan untuk membuat undang-undang kepemiluan, pilkada, dan lain-lain, kami harus siap dengan skenario bila pemerintah yang menjadi inisiatif,” tuturnya.
“Kami harus siap, makanya kajian-kajian kita lakukan terus sekarang,” imbuh dia.



