Pemerintah Siapkan Skema Salurkan Bansos Lewat Koperasi Merah Putih
Pemerintah Siapkan Skema Bansos Lewat Koperasi Merah Putih

Mensos: Pemerintah Siapkan Skema Penyaluran Bansos Melalui KDMP

Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Hal ini diungkapkan usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Terdapat dua bansos yang disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos), yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan tunai bersyarat Program Keluarga Harapan (PKH). Selama ini, kedua bansos tersebut disalurkan melalui transfer bank. Namun, ke depan pemerintah akan mencoba menyalurkannya melalui KDMP.

Uji Coba Ditargetkan Agustus 2026

“Tentu ke depan kita akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopdes (Koperasi Desa). Karena di Kopdes nanti kan ada gerai-gerai salah satunya gerai dari Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara),” kata Gus Ipul. Ia menambahkan bahwa Kemensos telah berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi dan berbagai pihak terkait mengenai penyaluran bansos melalui lokasi KDMP.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

“Mudah-mudahan nanti targetnya, ya katanya tadi kira-kira di Agustus ini akan dicoba,” ujarnya.

Dasar Hukum dan Target Pembangunan KDMP

Rencana penyaluran bansos melalui KDMP merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dalam beleid tersebut, penerima manfaat bantuan sosial didorong menjadi anggota KDMP sebagai salah satu program prioritas pemerintah.

Selain itu, Kemensos juga mendapat tugas memfasilitasi pemasaran dan promosi produk yang dihasilkan penerima manfaat program pemberdayaan sosial melalui jaringan KDMP.

Perkembangan Pembangunan KDMP

Berdasarkan data Kementerian Koperasi, hingga pertengahan Juli 2026 sebanyak 15.845 KDMP telah selesai dibangun. Sementara itu, 19.539 koperasi lainnya masih dalam proses pembangunan. Pemerintah menargetkan pembangunan fisik 35.000 KDMP dapat rampung pada Agustus 2026.

Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar implementasi program KDMP terus diperkuat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga