Pemerintah Batasi Gawai di Sekolah, Ini Aturan Lengkapnya
Pemerintah Batasi Gawai di Sekolah, Ini Aturannya

Pemerintah resmi menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (SE Mendikdasmen) Nomor 18 Tahun 2026 yang mengatur pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah. Aturan ini menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang penggunaan gawai, melainkan hanya membatasi penggunaannya selama kegiatan belajar mengajar dan kegiatan satuan pendidikan berlangsung.

Pembatasan, Bukan Pelarangan

Dalam SE tersebut dinyatakan, "Pembatasan penggunaan, bukan pelarangan, yaitu gawai dibatasi penggunaannya selama kegiatan belajar dan kegiatan satuan pendidikan berlangsung, namun tetap dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran di bawah pengawasan pendidik." Hal ini dikutip oleh Kompas.com pada Rabu, 15 Juli 2026. Dengan demikian, siswa tetap diperbolehkan membawa gawai ke sekolah, tetapi penggunaannya diatur ketat.

Jenis Gawai yang Dibatasi

Setidaknya ada tiga jenis gawai yang penggunaannya dibatasi di sekolah. Pertama, smartphone atau telepon pintar. Kedua, tablet. Ketiga, laptop atau komputer jinjing. Ketiga perangkat ini hanya boleh digunakan untuk keperluan pembelajaran yang telah ditentukan oleh guru dan dalam pengawasan langsung pendidik.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tujuan dan Dampak Kebijakan

Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi gangguan selama proses belajar mengajar, meningkatkan konsentrasi siswa, serta mendorong interaksi sosial langsung di lingkungan sekolah. Dengan pembatasan ini, diharapkan siswa lebih fokus pada materi pelajaran dan tidak tergoda untuk mengakses konten di luar pembelajaran. Selain itu, pengawasan pendidik memastikan bahwa penggunaan gawai tetap sesuai dengan tujuan edukatif.

Aturan ini juga memberikan kejelasan bagi sekolah dan orang tua dalam mengatur penggunaan gawai. Sekolah diharapkan dapat membuat tata tertib internal yang lebih rinci sesuai dengan kondisi masing-masing, namun tetap berpedoman pada SE Mendikdasmen. Orang tua juga diminta untuk mendukung kebijakan ini dengan mengawasi penggunaan gawai anak di luar jam sekolah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga