Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul akhirnya buka suara terkait kondisi Heru Baskoro, putra dari pengetik naskah Proklamasi Sayuti Melik, yang diketahui tinggal di sebuah kontrakan sederhana di gang sempit Kota Bekasi bersama istrinya, Treyzia Noviani, yang merupakan cucu pahlawan nasional Haji Agus Salim. Pemerintah mengaku baru mengetahui keberadaan dan kondisi Heru sehingga belum bisa memberikan penanganan sebelumnya.
Pemerintah Baru Tahu Kondisi Heru Baskoro
Gus Ipul menjelaskan bahwa pemerintah tidak membiarkan kondisi keluarga dua tokoh bangsa tersebut, melainkan baru menyadari situasi mereka. "Kita juga baru tahu ya, ini kembali lagi menyangkut data. Maka itulah data menjadi sangat penting. Dan satu tahun lebih ini atas arahan Bapak Presiden Prabowo kita melakukan konsolidasi data. Jadi kita tidak akan tahu, kita tidak akan lakukan tindakan kalau kita tidak memiliki data yang baik," kata Gus Ipul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Bentuk Pendampingan dari Kemensos
Menteri Sosial memastikan Kementerian Sosial akan memberikan pendampingan kepada Heru Baskoro. Pendampingan itu mencakup tanggungan kebutuhan pengobatan dan rehabilitasi sesuai hasil asesmen. "Ya tentu akan direhabilitasi ya, ada rehabilitasi medis, ada rehabilitasi yang lain yang mungkin dibutuhkan sesuai hasil asesmennya," ujarnya. Selain itu, Kemensos juga menyiapkan tempat tinggal sementara bagi Heru dan istrinya di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL). Gus Ipul tidak menutup kemungkinan pemerintah akan memberikan hunian permanen apabila memang diperlukan. "Semua kemungkinan ada. Tapi untuk sementara, kita siapkan ya untuk hunian sementara di sentra," katanya.
Kondisi Heru Baskoro: Sakit dan Tinggal di Gang Sempit
Sebelumnya, Liputan6.com melaporkan Heru Baskoro dan istrinya telah empat bulan terakhir tinggal di sebuah rumah kontrakan sederhana di sebuah gang sempit di Bekasi. Rumah berukuran kecil itu menjadi tempat mereka bertahan hidup sambil berupaya mencari jalan agar Heru dapat kembali menjalani pengobatan. Di dalam kontrakan tersebut, perabot yang dimiliki sangat sederhana. Kasur tipis terhampar di ruang tengah, sementara kipas angin menjadi satu-satunya penyejuk ruangan.
Gangguan penglihatan yang dialami Heru bermula pada 2016. Kini, mata kanannya sudah tidak lagi berfungsi dan mata kirinya pun hanya mampu melihat secara terbatas. "Yang lihat cuma mata kiri, kanan enggak melihat," ujar Heru kepada Liputan6.com, Senin (13/7/2026). Heru merupakan putra Sayuti Melik, tokoh yang mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Sementara istrinya, Treyzia Noviani, merupakan cucu pahlawan nasional KH Agus Salim.
Harapan ke Depan
Dengan adanya pendampingan dari Kemensos, diharapkan kondisi Heru Baskoro dan istrinya dapat membaik, baik dari segi kesehatan maupun tempat tinggal. Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau dan memberikan bantuan yang diperlukan.



