Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa keberlanjutan dalam kepemimpinan merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan. Ia meminta para kepala daerah untuk meninggalkan ego personal dan ego sektoral demi menjaga kesinambungan program-program yang telah berjalan.
Pesan Bima Arya dalam KPPD 2026
Pernyataan tersebut disampaikan Bima Arya saat memberikan sambutan dalam acara Welcome Dinner Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Gedung Trigatra, Jakarta, pada Selasa (14/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti kecenderungan kepala daerah yang lebih mengedepankan programnya sendiri hingga mengabaikan capaian pemimpin sebelumnya.
Menurut Bima, keberlanjutan merupakan fondasi penting bagi kemajuan suatu negara. Ia mencontohkan Singapura dan China yang sukses karena menerapkan prinsip keberlanjutan. "Kunci sukses Singapura, Cina, dan lain-lain adalah sustainability, keberlanjutan," ujar Bima Arya dalam keterangan tertulis pada Rabu (15/7/2026).
Transisi Kepemimpinan yang Kokoh
Bima Arya membandingkan transisi kepemimpinan di Singapura yang mampu menjaga kesinambungan arah pembangunan. Pergantian pemimpin di sana, menurutnya, tidak memutus program yang telah berjalan, tetapi justru memperkokoh ideologi dan agenda pembangunan. "Betapa transisi kepemimpinan di Singapura tidak saja berjalan mulus, tetapi memperkokoh ideologi dan program-program pembangunan. Enggak ada itu ego sektoral, ego programatik, dan lain-lain," jelas Bima.
Ia juga menambahkan bahwa seorang pemimpin tidak hanya mengejar eksistensi, prestasi, atau pengakuan, tetapi juga harus mampu menjadi inspirasi dan menghadirkan ruang kontemplasi bagi orang lain. Bima berharap proses pembelajaran yang dijalani peserta KPPD, termasuk pembekalan di Lemhannas RI dan pembelajaran dari para pemimpin Singapura, dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan yang semakin bermakna.
Kehadiran Pejabat dan Harapan ke Depan
Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, Ketua Umum Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Filda C. Yusgiantoro, Sekretaris PYC Amelia Yusgiantoro, Ketua Dewan Pembina PYC Inka B. Yusgiantoro, serta para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Lemhannas RI, dan anggota PYC. Dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), hadir Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sugeng Hariyono bersama Sekretaris BPSDM Afrijal Dahrin.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para kepala daerah dapat menerapkan prinsip keberlanjutan dan meninggalkan ego sektoral demi kemajuan pembangunan daerah dan negara.



