KOMPAS.com – Presiden Donald Trump secara mengejutkan menghentikan sementara inisiatif militer Amerika Serikat bertajuk "Project Freedom" pada Rabu (6/5/2026). Proyek itu hanya berusia dua hari setelah diluncurkan untuk membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz. Langkah ini memunculkan pertanyaan besar, apa sebenarnya "Project Freedom", dan mengapa tiba-tiba dihentikan?
Latar Belakang Project Freedom
Dikutip dari BBC, "Project Freedom" diperkenalkan Trump sebagai misi kemanusiaan untuk membantu kapal-kapal komersial yang terjebak akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia, dan penutupannya oleh Iran telah mengganggu rantai pasokan global.
Reaksi dan Spekulasi
Keputusan mendadak Trump ini memicu berbagai spekulasi. Beberapa pengamat menilai ini sebagai sinyal damai, sementara yang lain menduga ini adalah bagian dari strategi baru Washington dalam menghadapi ketegangan dengan Iran. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih mengenai alasan penghentian proyek tersebut.
Langkah ini juga menimbulkan pertanyaan tentang kredibilitas kebijakan luar negeri AS. Sejumlah anggota Kongres menyatakan kekecewaan mereka karena proyek yang diumumkan dengan gegap gempita ternyata hanya bertahan dua hari. Sementara itu, Iran belum memberikan tanggapan resmi terhadap penghentian Project Freedom.



