Gojek dan Grab Respons Arahan Prabowo soal Potongan Tarif Ojol di Bawah 10 Persen
Gojek-Grab Respons Prabowo soal Potongan Tarif Ojol

Presiden Prabowo Subianto meminta agar potongan tarif ojek online (ojol) untuk aplikator di bawah 10 persen. Gojek dan Grab Indonesia mengaku siap berkoordinasi dengan pemerintah terkait arahan tersebut.

Tanggapan Gojek

Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Hans Patuwo, menyatakan bahwa perusahaannya senantiasa mematuhi peraturan pemerintah, termasuk arahan Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Peraturan Presiden No. 27 Tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi online. GoTo saat ini tengah melakukan pengkajian untuk memahami detail, implikasi, dan penyesuaian yang diperlukan sesuai peraturan mengenai potongan tarif.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan semua pemangku kepentingan terkait sehingga GoTo/Gojek dapat terus memberi manfaat berkelanjutan kepada seluruh masyarakat, terutama mitra driver dan pelanggan Gojek," jelas Hans Patuwo dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tanggapan Grab

Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menghormati arahan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Hari Buruh. Grab Indonesia berkomitmen mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, Grab masih menunggu penerbitan resmi Peraturan Presiden untuk meninjau dan mempelajari detail arahan tersebut.

"Usulan struktur komisi ini merupakan perubahan mendasar terhadap cara platform digital berfungsi sebagai marketplace," kata Neneng. Grab akan berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk mengimplementasikan perubahan ini, guna melindungi pengemudi dan menjaga keterjangkauan harga bagi konsumen serta keberlanjutan industri.

"Sejak hari pertama hadir di Indonesia, Grab Indonesia telah mendampingi jutaan Mitra Pengemudi dan UMKM dalam mengembangkan ekonomi digital, serta mendukung penghidupan mereka beserta keluarga yang senantiasa menjadi prioritas kami," pungkasnya.

Arahan Presiden Prabowo

Dalam acara peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keberpihakannya kepada pengemudi ojol. Prabowo melempar pertanyaan kepada massa buruh dan menyatakan tidak setuju dengan potongan tarif 10 persen untuk aplikator.

"Harus di bawah 10 persen," tegas Prabowo yang disambut sorak sorai massa. Ia menambahkan, "Enak aje, lo yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje. Kalau nggak mau ikut kita, nggak usah berusaha di Indonesia."

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga