Militer Israel kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Jalur Gaza pada Jumat, 17 Juli 2026, yang menargetkan kerumunan warga sipil di area pasar Al-Balata, kamp pengungsi Nuseirat, Gaza tengah. Serangan ini menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 20 lainnya, menurut laporan AFP dan Al Jazeera.
Korban dan Respons Rumah Sakit
Badan pertahanan sipil setempat mengonfirmasi delapan orang tewas di lokasi kejadian. Pihak Rumah Sakit Al-Awda di wilayah tersebut menyatakan telah menerima jenazah seluruh korban tewas dan merawat 20 orang yang mengalami luka-luka akibat hantaman bom.
Situasi di lapangan dilaporkan masih mencekam dan mengabaikan kesepakatan damai yang ada. “Tidak ada penghormatan terhadap gencatan senjata,” lapor jurnalis Al Jazeera, Hani Mahmoud, langsung dari Kota Gaza.
Pelanggaran Gencatan Senjata
Serangan ini terjadi di tengah ketegangan yang berkelanjutan antara Israel dan Palestina, meskipun ada upaya internasional untuk mencapai gencatan senjata. Belum ada komentar resmi dari militer Israel mengenai insiden ini.



