Serangan Rudal AS Tewaskan 37 Orang di Iran, Termasuk 30 Warga Sipil
Serangan Rudal AS Tewaskan 37 Orang di Iran

Tujuh tentara Iran tewas setelah serangan rudal Amerika Serikat menghantam barak militer di kota Bampur, dekat Iranshahr, Iran tenggara, pada Rabu (15/7) dini hari waktu setempat. Selain itu, lebih dari 30 warga sipil Iran tewas dalam serangan AS di wilayah selatan negara itu.

Rincian Serangan di Barak Bampur

Menurut pernyataan Angkatan Darat Iran yang dilaporkan kantor berita IRNA, 13 rudal menghantam barak tersebut, menargetkan fasilitas akomodasi, wisma tamu, dan pos penjagaan dalam upaya menimbulkan banyak korban. Militer Iran menyebutkan bahwa tujuh tentara yang tewas adalah anggota Brigade Iranshahr ke-388, sementara beberapa lainnya terluka dan dirawat.

Korban Sipil di Selatan Iran

Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, menulis di media sosial X bahwa lebih dari 30 warga sipil telah tewas dalam rentetan serangan AS yang menargetkan wilayah selatan Iran dalam beberapa hari terakhir. "Dalam serangan baru-baru ini di bagian selatan negara itu, lebih dari 30 warga sipil kehilangan nyawa mereka," tulis Mohajerani tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Latar Belakang Konflik

Pasukan AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran dan memberlakukan kembali blokade angkatan laut di pelabuhan-pelabuhan Iran. Gencatan senjata rapuh pada 17 Juni antara kedua pihak telah runtuh, dengan fokus pada kendali atas Selat Hormuz. Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Fox News pada Selasa (14/7) bahwa ia akan memperluas serangan AS terhadap Iran minggu depan untuk menargetkan pembangkit listrik dan jembatan jika Teheran tidak membuat kesepakatan.

Ancaman Balasan Iran

Militer Iran mengutuk "serangan pengecut" ini dan bersumpah akan membalas. "Pembalasan atas darah suci para martir ini pasti dan akan segera terjadi, dan Tentara Republik Islam Iran, dengan bantuan Tuhan dan dukungan dari angkatan bersenjata lainnya, akan memberikan respons yang tegas terhadap tindakan agresif musuh Amerika ini," kata militer Iran, dilansir Turkiye Today, Rabu (15/7/2026).

Serangan ini terjadi saat ketegangan Washington-Teheran meningkat terkait Selat Hormuz. Kedua pihak saling serang meskipun ada Nota Kesepahaman Islamabad yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga