Serangan Rudal Iran Hantam Barak Tentara AS di Yordania, 2 Tewas
Rudal Iran Hantam Barak AS di Yordania, 2 Tewas

Serangan rudal Iran yang menewaskan dua tentara Amerika Serikat (AS) pekan lalu dilaporkan menghantam barak yang menjadi tempat tidur mereka di kompleks pangkalan udara Yordania. Informasi ini diungkapkan oleh Wall Street Journal (WSJ) dalam laporan terbarunya pada Senin (20/7), mengutip para pejabat Washington yang memahami insiden tersebut.

Tiga Rudal dalam 24 Jam

Menurut laporan WSJ, serangan terhadap Pangkalan Udara Muwaffaq Salti merupakan salah satu dari tiga serangan rudal terpisah yang menghantam pangkalan militer tersebut dalam kurun waktu 24 jam pada Jumat (17/7) pekan lalu. Serangan rudal pertama memicu kerusakan pada fasilitas gym yang ada di pangkalan setelah pasukan mendapat peringatan melalui sirene. Beberapa personel militer mengalami luka-luka saat berupaya mencari perlindungan.

Serangan rudal kedua menghantam sebuah hanggar pesawat yang kosong, sementara serangan rudal ketiga menghantam unit hunian berbentuk kontainer yang menjadi tempat para tentara AS sedang tidur. Sedikitnya dua tentara AS tewas akibat serangan rudal tersebut. Pentagon mengidentifikasi kedua tentara yang tewas sebagai Letnan Satu Tyler J Feehan, 25 tahun, asal Hawaii, dan Prajurit Isabella Gonzales, 19 tahun, asal Texas. Satu tentara AS lainnya dinyatakan hilang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Korban dan Investigasi

WSJ melaporkan bahwa jenazah ketiga telah ditemukan di lokasi yang dihantam serangan rudal dan sedang diperiksa. Sejumlah tentara AS lainnya mengalami luka-luka, termasuk empat personel yang sempat dievakuasi secara medis ke rumah sakit di Yordania, namun kini telah diperbolehkan pulang. Pentagon menegaskan pihaknya akan terus menyelidiki serangan tersebut.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bertanggung jawab atas serangan rudal di Yordania dalam pernyataan pada Sabtu (18/7). Pentagon dalam pernyataannya menyebut dua tentara AS itu tewas "dalam sebuah serangan musuh".

Dampak dan Konteks

Kematian personel militer AS di Yordania ini menandai jatuhnya korban jiwa pertama dari pihak Amerika akibat serangan Iran sejak Maret lalu. Pentagon mengumumkan pada Minggu (19/7) bahwa satu personel militer lainnya tewas dalam operasi peledakan terkendali terhadap drone Iran yang ditembak jatuh. Dengan tambahan kematian tersebut, sejauh ini sedikitnya total 17 tentara AS tewas dalam perang yang berkecamuk selama hampir lima bulan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga