Polisi Usut Pria Intip Rok Penumpang di Stasiun Kebayoran, Beri Saran Tutup Celah Peron
Polisi Usut Pria Intip Rok Penumpang di Stasiun Kebayoran

Polisi tengah menyelidiki kasus seorang pria yang diduga mengintip penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan. Selain melakukan penyelidikan, polisi juga berkoordinasi dengan pihak stasiun untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Koordinasi dengan Pihak Stasiun

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, membenarkan bahwa pihaknya telah bergerak cepat setelah video viral di media sosial. "Betul, sesaat setelah video viral anggota Polsek Kebayoran Lama cek ke lokasi dan koordinasi dengan pihak stasiun," ujarnya pada Kamis (7/5/2026).

Peristiwa ini terungkap setelah seorang penumpang perempuan menyadari adanya pria yang mengintip dari celah peron Stasiun Kebayoran. Pelaku diduga bersembunyi di kolong peron untuk merekam secara diam-diam area rok penumpang perempuan yang sedang naik atau turun dari KRL.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Saran Polisi untuk Pengelola Stasiun

Polisi memberikan saran kepada pengelola stasiun agar kejadian serupa tidak terulang. "Kemudian disarankan untuk celah dimaksud ditutup supaya kejadian serupa tidak terulang," kata AKP Joko Adi.

Petugas dari Polsek Kebayoran Lama telah mendatangi Stasiun Kebayoran untuk mengecek lokasi, meminta keterangan dari saksi, dan berkoordinasi dengan pihak KAI Commuter Indonesia (KCI). Meskipun belum ada laporan resmi, polisi tetap melakukan penyelidikan secara proaktif.

"Sampai saat ini belum ada masyarakat yang datang ke Polsek atau Polres dan mengadukan terkait peristiwa yang dimaksud," ungkapnya.

Kronologi dari Pihak KCI

Manager Public Relations KCI, Leza Arlan, menjelaskan bahwa peristiwa dugaan pelecehan seksual itu terjadi pada Sabtu (2/5) di Stasiun Kebayoran. Petugas langsung bergerak setelah menerima laporan dari penumpang.

"Kejadian bermula saat salah seorang pengguna Commuter Line melihat orang tidak dikenal saat berada di bawah ujung peron 2 Stasiun Kebayoran yang akan mengambil foto atau video saat pengguna naik dan turun dari kereta," ucap Leza pada Senin (4/5).

Leza memastikan petugas juga telah menelusuri rekaman CCTV di area stasiun. Namun, dari rekaman yang ada, tidak terlihat orang yang mencurigakan tersebut.

"Salah seorang pengguna yang mengetahui hal tersebut melaporkannya ke petugas di Stasiun Palmerah. Petugas di stasiun melakukan koordinasi dan langsung menuju lokasi untuk menelusuri area tersebut, sesuai dengan laporan dari pengguna. Namun petugas tidak menemukan orang yang mencurigakan tersebut," lanjutnya.

Polisi dan pihak stasiun terus berupaya meningkatkan keamanan di area peron agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga