Pipa Gas PGN Bocor di Kranji, Semburan Air dan Gas Capai 5 Meter
Pipa Gas PGN Bocor di Kranji, Semburan Air 5 Meter

Insiden kebocoran pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terjadi di Perumnas 1, Jalan Nangka Raya, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Jumat (29/5/2026) sore. Semburan air yang bercampur gas bertekanan tinggi membubung hingga setinggi lima meter, memicu kepanikan warga dan pedagang di sekitar lokasi.

Kronologi Kejadian

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi menerima laporan warga pada pukul 14.35 WIB. Tim segera diterjunkan ke lokasi dan memastikan bahwa semburan tersebut berasal dari kebocoran pipa gas PGN yang berada di atas saluran gorong-gorong yang juga mengandung air.

Komandan Pleton 6 Kompi C Disdamkarmat Kota Bekasi, Muhammad Syaifulloh, menjelaskan bahwa awalnya petugas sempat memeriksa pipa milik Perumda Tirta Patriot (PDAM) yang berada di lokasi yang sama. Namun, setelah pemutusan aliran (cut-off) oleh PDAM, semburan tidak mereda, sehingga dipastikan sumber kebocoran adalah pipa gas PGN.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penyebab Kebocoran: Proyek Galian Pihak Ketiga

Syaifulloh menegaskan bahwa kerusakan infrastruktur gas ini dipicu oleh aktivitas proyek penggalian taman yang dilakukan oleh pihak ketiga di area tersebut. Proyek penataan taman telah berlangsung selama dua bulan terakhir.

Demi menjaga keselamatan warga, petugas melarang aktivitas merokok di sekitar area dan menutup total jalan sepanjang 20 meter ke depan dan ke belakang untuk menghalau warga yang berkerumun. “Penutupan sekitar 20 meter ke depan dan 20 meter ke belakang, karena bau gas yang tercium cukup menyengat,” ujar Syaifulloh.

Penanganan Cepat oleh Petugas

Penanganan cepat membuahkan hasil. Sekitar pukul 16.00 WIB, semburan dilaporkan telah berhenti total setelah pihak PGN melakukan cut-off. “Saat ini sudah dilakukan cut-off oleh pihak PGN. Sudah aman kondisinya,” lanjut Syaifulloh.

Kepanikan Warga dan Pedagang

Meski petugas bergerak cepat, ketegangan sempat dirasakan warga. Seorang saksi mata menyebutkan bahwa semburan muncul mendadak sejak pukul 11.00 WIB. Sebelum air muncrat, aroma menyengat mirip gas bercampur limbah got sudah tercium dari arah proyek taman.

Para pemilik warung makan dan pertokoan di dekat lokasi panik dan memilih menutup usaha mereka secara mendadak. “Makanya langsung pada tutup tuh warung-warung sekitar karena panik kan. Segala macam kompor, segala gas cabut-cabut,” tutur saksi.

Penjelasan Resmi PGN

Area Head PGN Bekasi, Liestya Heryani Dewi, membenarkan adanya gangguan instalasi gas akibat kelalaian pengerjaan pihak ketiga. Tim operasional PGN langsung diterjunkan untuk mengamankan lokasi melalui prosedur keselamatan yang ketat. Jaringan gas di area terdampak telah diisolasi agar kebocoran tidak meluas.

“Berdasarkan pemantauan awal, kondisi di lokasi dalam keadaan terkendali,” jelas Liestya dalam keterangan tertulis. PGN terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat perbaikan pipa yang rusak. Masyarakat diimbau memantau kanal resmi atau menghubungi call center di nomor 135 untuk informasi lebih lanjut atau pengaduan darurat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga