Sejumlah pejabat Amerika Serikat dilaporkan mendesak Uni Emirat Arab untuk lebih terlibat dalam perang melawan Iran. Bahkan, Washington mendorong Abu Dhabi untuk merebut salah satu pulau milik Teheran di kawasan Teluk.
Desakan AS ke UEA
Informasi ini diungkap oleh media Inggris, The Telegraph, yang mengutip seorang mantan pejabat keamanan senior AS yang tidak disebutkan namanya. Menurut laporan tersebut, para pejabat AS mendesak UEA untuk "lebih terlibat dalam perang Iran dan merebut salah satu pulau Teluk milik Teheran." Pulau yang menjadi target adalah Pulau Lavan, yang terletak di area Teluk.
"Rebut saja!" kata pejabat itu seperti dikutip The Telegraph. "Akan ada pasukan UEA di lapangan, bukan AS," imbuhnya.
Latar Belakang Ketegangan
Ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Iran membalas dengan serangan rudal dan drone ke Israel dan negara-negara Teluk yang menjadi basis militer AS, termasuk UEA. Pada awal April, UEA dilaporkan melancarkan serangan rahasia ke Iran, menargetkan kilang minyak di Pulau Lavan hingga memicu kebakaran besar.
Selain itu, UEA juga disebut mengizinkan Israel menempatkan sistem pertahanan udara Iron Dome beserta personelnya di wilayahnya selama perang. Hal ini diungkapkan Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, dalam konferensi di Tel Aviv University pada 12 Mei lalu, meskipun otoritas UEA belum memberikan tanggapan resmi.
Tuduhan Iran
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam KTT BRICS di India, menuduh UEA sebagai "mitra aktif" AS dan Israel dalam perang melawan Teheran. Ia juga menyoroti pertemuan "rahasia" antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden UEA Mohammad bin Zayed Al Nahyan, yang dibantah oleh otoritas Abu Dhabi.



