Panglima TNI Izinkan Prajurit Bantu Polisi Tangani Begal
Panglima TNI Izinkan Prajurit Bantu Polisi Tangani Begal

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Muhammad Nas mengungkapkan bahwa Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah memberikan lampu hijau bagi prajurit TNI untuk turut serta dalam penanganan kejahatan begal. Pernyataan ini disampaikan Nas saat dikonfirmasi Antara di Jakarta pada Selasa, 26 Mei 2026.

Instruksi Panglima TNI

Menurut Nas, tidak ada instruksi khusus dari Panglima TNI untuk operasi pemberantasan begal. Namun, Panglima menyetujui dan mengizinkan jajaran TNI untuk melakukannya dengan prinsip kehadiran prajurit di lapangan sebagai bagian dari upaya membantu Polri. Kehadiran TNI hanya sebatas membantu Polri dalam memastikan masyarakat terlindungi dari aksi begal, tanpa terlibat langsung dalam penangkapan, penindakan hukum, hingga proses pemeriksaan pelaku.

Koordinasi TNI dan Polri

Untuk mengantisipasi tumpang tindih tugas, Nas memastikan TNI akan memperkuat koordinasi dengan Polri. Ia menegaskan bahwa TNI dan Polri selalu berkoordinasi dan bersinergi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, sehingga pelaksanaannya tetap berjalan dalam koridor hukum yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat membuat penanganan aksi begal lebih maksimal.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Maraknya Aksi Begal di Jakarta

Aksi begal belakangan semakin marak di beberapa wilayah, termasuk Jakarta. Di Jakarta Barat, misalnya, Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) berencana memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik rawan. Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyatakan bahwa penyediaan CCTV di titik-titik rawan akan disiapkan secara mandiri, dan pihaknya akan mengimbau seluruh komponen entitas di wilayah Jakarta Barat untuk menambah pengamanan CCTV di area masing-masing, seperti gedung, kantor, dan tempat usaha.

Pihaknya juga akan segera mengeluarkan surat imbauan resmi kepada instansi atau tempat usaha di Jakarta Barat terkait pemasangan CCTV. Langkah ini merupakan implementasi dari arahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat fokus pengamanan di wilayah tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga