Imbauan ASN WFH Antar Anak Hari Pertama Sekolah, Ini Aturannya
ASN Boleh WFH Antar Anak Hari Pertama Sekolah

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengimbau instansi pemerintah memberikan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mengantar anak mereka di hari pertama sekolah tahun ajaran 2026/2027. Imbauan ini tertuang dalam surat Menteri PANRB nomor B/257/M.KT.02/2026 yang diterbitkan pada Jumat, 10 Juli 2026, mengacu pada Peraturan Menteri PANRB No. 4/2025 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai ASN Secara Fleksibel pada Instansi Pemerintah.

Fleksibilitas Kerja untuk ASN

Melalui surat tersebut, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) diinstruksikan memberi kesempatan kepada ASN yang memiliki anak di jenjang PAUD, SD, dan SMP untuk mengantar anak di hari pertama sekolah. Menteri PANRB, Rini, dalam keterangan resminya, Sabtu (11/7/2026), menyatakan bahwa penerapan fleksibilitas kerja tidak boleh mengurangi kualitas pemerintahan dan pelayanan publik. "Justru sebaliknya, kita harapkan melalui kebijakan ini ASN bisa bekerja lebih fokus, adaptif terhadap perkembangan, serta lebih seimbang dalam kehidupan," ujar Rini. Ia berharap ASN sebagai orang tua dapat mendampingi anak di hari pertama sekolah tanpa mengurangi profesionalisme, produktivitas, maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Gerakan Ayah Mengantar Anak (GAMAS)

Imbauan ini sejalan dengan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang diatur dalam Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN No. 17/2026. GAMAS merupakan bagian dari strategi nasional penguatan ketahanan keluarga menuju Indonesia Emas 2045 dan upaya mengatasi fenomena fatherless dengan memperkuat peran orang tua, khususnya ayah, dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dukungan dari Depok dan Kotawaringin Timur

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pendidikan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.3.5.1/4387/Sek.Umpeg/2026 tentang Pelaksanaan Hari Pertama Masuk Sekolah dan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 pada 8 Juli 2026. SE tersebut berisi imbauan agar para ayah mengantarkan anaknya di hari pertama sekolah. "Di antaranya, hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026. Seluruh satuan pendidikan agar menyambut peserta didik melalui kegiatan yang ramah anak, aman, tertib, dan menyenangkan," bunyi SE tersebut.

Selain Depok, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) juga mengeluarkan SE Bupati Kotim Nomor 400.13/211/DPPPAPPKB.5/2026 yang ditujukan kepada seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, dalam laporannya menyatakan gerakan tersebut merupakan upaya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan sekaligus membangun ikatan emosional dengan anak sejak dini. "Gerakan ini bertujuan memperkuat peran ayah atau wali ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini, membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak, serta meningkatkan rasa percaya diri, kenyamanan, dan kesiapan anak dalam proses belajar," ujar Halikinnor. "Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berharap budaya pengasuhan yang melibatkan ayah dan ibu dapat semakin kuat. Dengan demikian, keluarga menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang berkualitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Ide Kegiatan MPLS yang Edukatif

MPLS merupakan agenda rutin di setiap awal tahun ajaran baru untuk menyambut peserta didik. Memilih ide kegiatan MPLS yang edukatif dan bebas dari perpeloncoan penting agar siswa baru nyaman beradaptasi. Berikut tujuh ide kegiatan edukatif yang bisa diterapkan selama masa orientasi:

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
  • Tur Jelajah Sekolah: Mengajak siswa berkeliling dalam kelompok kecil untuk mengenali ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, fasilitas ibadah, hingga kantin.
  • Permainan Dinamika Kelompok: Melakukan ice breaking atau games sederhana untuk melatih kerja sama tim dan kekompakan.
  • Sesi Berbagi Inspirasi: Mengundang alumni berprestasi untuk menceritakan pengalaman belajar guna memotivasi peserta didik.
  • Demonstrasi Ekstrakurikuler: Menampilkan pertunjukan singkat dari unit kegiatan ekstrakurikuler agar siswa baru dapat memilih sesuai minat dan bakat.
  • Membuat Pohon Cita-cita: Setiap siswa menuliskan harapan dan target belajar, lalu menempelkannya pada mading kelas.
  • Kuis Wawasan Sekolah: Mengadakan kuis interaktif seputar sejarah, visi misi, dan aturan sekolah dengan cara menyenangkan.
  • Aksi Peduli Lingkungan: Melibatkan siswa dalam kegiatan ringan seperti merawat taman atau membersihkan kelas untuk menanamkan tanggung jawab.

Informasi selengkapnya dapat disaksikan di program detikPagi edisi Senin (13/7/2026) secara langsung pada pukul 08.00-11.00 WIB di 20.detik.com, YouTube, dan TikTok detikcom.