Kebakaran di Djakarta Theater Berasal dari Dapur XXI, Kerugian Rp20 Juta
Kebakaran Djakarta Theater Berasal dari Dapur XXI

Kebakaran di Djakarta Theater Ternyata Berasal dari Dapur XXI

Kebakaran yang sempat menghebohkan Gedung Djakarta Theater di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa malam (21/7/2026) ternyata hanya melanda area dapur XXI. Api diduga dipicu oleh korsleting listrik dan berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bagian lain gedung. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, menyatakan bahwa titik kebakaran berada di dapur XXI yang terletak di dalam Gedung Djakarta Theater.

Penyebab dan Kronologi Kebakaran

Menurut Marulitua, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. "Dugaannya, akibat korsleting listrik. Objek yang terdampak, dapur XXI di Gedung Djakarta Theater," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa malam. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.30 WIB, dan petugas pemadam kebakaran segera bergerak cepat setelah menerima laporan.

Berkat penanganan yang sigap, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke ruangan lain di dalam gedung. "Korban nihil, pemadaman sudah selesai dilakukan," tegas Marulitua. Berdasarkan data Command Center DKI Jakarta, proses pemadaman rampung pada pukul 21.50 WIB. Sebanyak satu unit mobil pemadam dengan empat personel dikerahkan ke lokasi kejadian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kerugian Materiil dan Dampak

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kebakaran tersebut diperkirakan mengakibatkan kerugian materiil sekitar Rp 20 juta. Kerugian tersebut meliputi kerusakan pada peralatan dapur dan infrastruktur di area yang terbakar. Pihak pengelola gedung dan XXI masih melakukan inventarisasi lebih lanjut untuk memastikan total kerugian.

Peristiwa ini tidak mengganggu operasional gedung secara keseluruhan, karena api hanya terbatas di dapur. Namun, aktivitas di area XXI sempat dihentikan sementara untuk proses investigasi dan pembersihan. Belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola XXI mengenai dampak terhadap jadwal pemutaran film.

Tanggapan BPBD dan Langkah Selanjutnya

BPBD DKI Jakarta mengimbau kepada seluruh pengelola gedung untuk selalu memeriksa instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa. "Kami mengingatkan pentingnya pemeliharaan rutin sistem kelistrikan, terutama di area dapur yang rawan korsleting," kata Marulitua. Pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Kebakaran di Djakarta Theater ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan kebakaran di tempat umum. Dengan penanganan cepat dari petugas, risiko kerusakan yang lebih besar berhasil dihindari. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya kebakaran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga