Gempa Dahsyat Venezuela: 235 Tewas, Ribuan Hilang, Warga Gotong Royong Cari Korban
Gempa Venezuela: 235 Tewas, Ribuan Hilang

Warga di sejumlah kota di Venezuela utara bahu-membahu menggali puing-puing bangunan pada Kamis (25/6/2026) untuk mencari keluarga dan kerabat mereka yang hilang setelah dua gempa bumi dahsyat mengguncang wilayah tersebut pada Rabu malam. Pemerintah Venezuela melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat bencana itu telah mencapai sekitar 235 orang hingga Kamis malam.

Menteri Kesehatan Umumkan Data Korban

Menteri Kesehatan Venezuela Carlos Alvarado mengatakan kepada media pemerintah bahwa sedikitnya 4.300 orang juga mengalami luka-luka akibat gempa tersebut. "Kami masih mengumpulkan data dari seluruh wilayah terdampak, dan angka ini kemungkinan akan bertambah," ujarnya.

Jumlah korban dikhawatirkan masih akan bertambah. Sebab, ribuan orang dilaporkan hilang, sementara upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan di tengah kepanikan warga. Tim penyelamat dari berbagai daerah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Gempa Kembar yang Merusak

Dua gempa bumi berkekuatan besar mengguncang Venezuela utara secara beruntun pada Rabu malam, menyebabkan kerusakan parah di sejumlah kota. Bangunan-bangunan runtuh, jalan-jalan terbelah, dan listrik padam di beberapa wilayah. Pakar geologi menyebut gempa kembar ini sangat merusak karena terjadi dalam waktu berdekatan dengan episenter yang dekat dengan permukiman padat penduduk.

Warga yang selamat berusaha keras mencari sanak saudara mereka di antara puing-puing. "Saya tidak tahu di mana anak saya. Kami terus menggali sejak tadi malam, tapi belum ada tanda-tanda kehidupan," kata seorang warga di kota terdekat dengan episenter.

Upaya Penyelamatan Terkendala

Proses pencarian dan penyelamatan terkendala oleh kondisi infrastruktur yang rusak dan kurangnya alat berat. Banyak relawan menggunakan tangan kosong atau alat seadanya untuk memindahkan reruntuhan. Pemerintah Venezuela telah mengerahkan militer untuk membantu evakuasi, namun akses ke beberapa lokasi masih sulit karena jalan rusak.

Organisasi internasional seperti Palang Merah dan PBB menawarkan bantuan, namun situasi politik dan ekonomi Venezuela yang rumit dapat mempengaruhi kecepatan respons. Ribuan orang mengungsi ke tempat penampungan sementara yang didirikan di lapangan terbuka dan gedung-gedung yang masih berdiri kokoh.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga