Drone Rusia Lukai 2 Orang di Rumania, Militer Akui Tak Sempat Tembak Jatuh
Drone Rusia Lukai 2 Orang, Rumania Akui Tak Sempat Tembak

Sedikitnya dua orang mengalami luka-luka di Rumania setelah sebuah drone Rusia menghantam gedung apartemen setempat. Militer Rumania mengakui pasukannya tidak memiliki cukup waktu untuk menembak jatuh drone Moskow tersebut.

Insiden Drone di Galati

Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya melaporkan bahwa serangan drone Rusia yang menargetkan Ukraina, terdeteksi masuk ke wilayah udara Rumania, tepatnya hingga ke bagian selatan kota Galati, dekat perbatasan kedua negara, antara Kamis (28/5) malam hingga Jumat (29/5) dini hari. Drone Rusia itu terjatuh di atap sebuah gedung apartemen hingga memicu kebakaran. Menurut Kementerian Pertahanan Rumania, dua orang mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di rumah sakit.

Pengakuan Militer Rumania

Seorang pejabat pertahanan Rumania, seperti dilansir AFP, Jumat (29/5/2026), mengatakan bahwa "tidak ada peluang realistis untuk mengatasinya secara aman". "Waktu yang kami miliki -- empat menit -- sangat singkat," kata Jenderal Gheorghe Maxim dari Komando Pasukan Gabungan dalam konferensi pers. Presiden Rumania, Nicusor Dan, dalam pernyataan terpisah mengatakan bahwa keputusan untuk tidak menembak jatuh drone Rusia itu diambil "karena kondisi yang diperlukan untuk menghancurkannya tanpa membahayakan keselamatan penduduk sipil secara signifikan tidak terpenuhi".

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Reaksi Pemerintah Rumania

Presiden Dan menggelar rapat darurat di Dewan Tertinggi Pertahanan Nasional Rumania pada Jumat (29/5) waktu setempat, menyusul insiden drone Rusia. Rapat itu disebut akan fokus pada langkah-langkah "proporsional" terhadap Rusia. Presiden Dan menyebut insiden drone itu sebagai peristiwa yang "belum pernah terjadi sebelumnya" dan "insiden paling serius" di Rumania sejak awal perang yang dikobarkan Rusia berkecamuk di Ukraina pada tahun 2022 lalu.

Kecaman dari Kementerian Pertahanan

Kementerian Pertahanan Rumania, dalam pernyataannya, menyebut serangan drone itu sebagai "eskalasi yang serius dan tidak bertanggung jawab" dari Rusia. "Insiden semacam itu... membahayakan tidak hanya keselamatan warga Rumania, tetapi juga keamanan kolektif NATO," tegas Kementerian Pertahanan Rumania.

Pemanggilan Duta Besar Rusia

Otoritas Rumania juga memanggil Duta Besar Rusia di Bucharest pada Jumat (29/5) untuk memprotes serangan drone Rusia tersebut, yang disebut sebagai "insiden yang sangat serius". "Kami akan secara resmi mengkomunikasikan konsekuensi yang akan ditimbulkan oleh kurangnya tanggung jawab dari Federasi Rusia ini terhadap hubungan diplomatik negara kita, serta langkah selanjutnya di tingkat Eropa terkait paket sanksi," kata Menteri Luar Negeri Rumania Oana-Silvia Toiu.

Latar Belakang Insiden

Insiden drone Rusia masuk ke wilayah Rumania bukanlah yang pertama kali, mengingat sistem pertahanan udara negara itu sudah puluhan kali mendeteksi penyusupan drone-drone Moskow di wilayahnya sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada tahun 2022 lalu. Namun serangan drone Rusia kali ini merupakan yang pertama kali menghantam bangunan tempat tinggal di Rumania.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga