Cuaca Panas Ekstrem Picu 11 Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari
Cuaca Panas Ekstrem Picu 11 Kebakaran di Tangerang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya 11 kejadian kebakaran lahan terbuka di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (23/7). Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan kebakaran terjadi di sejumlah lokasi, mulai dari lahan ilalang, area pembuangan sampah, hingga tempat penampungan limbah. Ia menduga seluruh kejadian dipicu oleh cuaca panas ekstrem selama musim kemarau yang tengah berlangsung.

Penyebab Kebakaran Akibat Panas Ekstrem

"Kemungkinan karena cuaca panas, sementara ini mungkin karena cuaca panas ya," ujar Taufik. Meskipun terjadi di banyak titik dalam satu hari, Taufik memastikan seluruh kebakaran berhasil ditangani oleh petugas BPBD dari pos pemadam kebakaran (damkar) terdekat. "Semuanya sudah tertangani oleh masing-masing pos yang berada di wilayah," jelasnya.

Rincian 11 Lokasi Kebakaran

BPBD merinci 11 lokasi kebakaran lahan yang terjadi pada Kamis, antara lain:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Kebakaran lahan yang dijadikan area pembuangan sampah di Jalan Raya Salembaran, Desa Kosambi Timur, Kecamatan Kosambi pada pukul 06.50 WIB.
  • Kebakaran lahan yang difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah di Jalan Simpang Bitung, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug pada pukul 11.50 WIB.
  • Kebakaran area pembuangan sampah di Jalan Gili Miring, Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga pada pukul 12.00 WIB.
  • Kebakaran lahan ilalang di Kampung Cayur, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya pada pukul 12.07 WIB.
  • Kebakaran lahan penampungan limbah di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan pada pukul 12.22 WIB.
  • Kebakaran lahan ilalang di Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa pada pukul 12.44 WIB.
  • Kebakaran ilalang di Perumahan Batara Village, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear pada pukul 12.44 WIB.
  • Kebakaran ilalang di Kawasan Eka Cakra, Desa Telagasari, Kecamatan Cikupa pada pukul 14.44 WIB.
  • Kebakaran ilalang di Desa Pagedangan Udik, Kecamatan Kronjo pada pukul 14.20 WIB.
  • Kebakaran ilalang di Jalan Putera Utama, Kecamatan Pasar Kemis pada pukul 15.42 WIB.
  • Kebakaran ilalang di Jalan Syekh Mubarok, Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa pada pukul 17.23 WIB.

Imbauan untuk Masyarakat

Taufik mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah, limbah, maupun ilalang selama musim kemarau masih berlangsung. Ia juga mengingatkan bahwa suhu udara yang tinggi berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan terbuka. "Kemudian juga sebagaimana kita tahu bahwa perkiraan cuaca oleh BMKG juga kan panasnya tinggi sekali, itu juga menjadi penyebab. Jadi bukan saja dibakar gitu, tapi sementara ini kita melihatnya karena panas yang sangat tinggi," tuturnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga