BMKG Waspadakan Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir Indonesia 24 Juni-7 Juli 2026
BMKG: Waspada Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir 24 Juni-7 Juli

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir (rob) di sejumlah wilayah pesisir Indonesia. Peringatan ini berlaku untuk periode 24 Juni hingga 7 Juli 2026, dipicu oleh fenomena Bulan Purnama pada 30 Juni 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

Wilayah Terdampak Banjir Pesisir

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir berpotensi terjadi di 18 wilayah. Berikut rincian lokasi dan tanggal:

  • Sumatera Utara: 30 Juni 2026, Pesisir Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan.
  • Kepulauan Riau: 30 Juni-6 Juli 2026 (Batam), 28 Juni-5 Juli 2026 (Dabo Singkep, Karimun), 29-30 Juni 2026 (Anambas, Natuna).
  • Sumatera Barat: 27 Juni-4 Juli 2026, Pesisir Kota Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Agam, Pasaman Barat, Kep. Mentawai (Pulau Pagai, Siberut, Sipora).
  • Jambi: 1-3 Juli 2026, Pesisir Tanjung Jabung Barat dan Timur.
  • Kep. Bangka Belitung: 28 Juni-4 Juli 2026, Pesisir Bangka dan Belitung.
  • Banten: 25-30 Juni 2026 (Pesisir Utara Tangerang: Teluk Naga, Kosambi), 29-30 Juni 2026 (Pesisir Utara Serang: Kasemen, Pontang, Tirtayasa), 27-30 Juni 2026 (Pesisir Selatan Lebak: Bayah, Pandeglang: Cikeusik).
  • Jakarta: 24 Juni-3 Juli 2026, Pesisir Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Muara Angke, Penjaringan, Kalibaru.
  • Jawa Barat: 24 Juni-3 Juli 2026 (Pesisir Kab. Bekasi, Karawang), 30 Juni-3 Juli 2026 (Pesisir Kab. Sukabumi, Garut, Cianjur, Tasikmalaya, Pangandaran).
  • Jawa Tengah: 30 Juni-1 Juli 2026 (Pesisir Selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo), 28 Juni-8 Juli 2026 (Kota Semarang, Kab. Demak, Pekalongan, Batang, Kendal, Jepara), 1-3 Juli 2026 (Brebes, Tegal, Pemalang).
  • Jawa Timur: 29 Juni 2026 (Pesisir Tuban, Lamongan, Gresik), 28-30 Juni 2026 (Pelabuhan Surabaya).
  • Bali: 28 Juni-4 Juli 2026, Pesisir Selatan Bali (Gianyar, Badung, Denpasar, Tabanan, Klungkung, Jembrana).
  • Nusa Tenggara Barat: 27 Juni-4 Juli 2026, Pesisir Lembar dan Bima.
  • Nusa Tenggara Timur: 28 Juni-2 Juli 2026, Pesisir Pulau Sumba, Flores-Alor, Timor-Rote, Sabu-Raijua.
  • Kalimantan Selatan: 29 Juni-6 Juli 2026, Pesisir Kotabaru, Tanah Bumbu, Barito Kuala, Banjar, Banjarmasin, Tanah Laut.
  • Kalimantan Tengah: 30 Juni-5 Juli 2026 (Pesisir Kumai, Pantai Lunci, Kuala Jelai), 30 Juni-7 Juli 2026 (Pesisir Kuala Pembuang, Sampit, Kapuas).
  • Kalimantan Barat: 29 Juni-4 Juli 2026, Sebagian bantaran Sungai Kapuas.
  • Sulawesi Barat: 30 Juni-2 Juli 2026, Pesisir Kab. Polewali Mandar, Majene, Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu.
  • Maluku: 25-30 Juni 2026, Pesisir Ambon dan Maluku Tengah.

Dampak dan Imbauan

Potensi banjir pesisir secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta tambak garam dan perikanan darat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga mengantisipasi pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG. "Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," demikian pernyataan resmi BMKG.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga