Jakarta - Sembilan wilayah di Indonesia terdeteksi mengalami tsunami setelah gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Filipina pada Senin, 8 Juni 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gelombang tsunami dengan ketinggian bervariasi di sejumlah daerah.
Data Tsunami dari BMKG
Berdasarkan data BMKG hingga pukul 09.48 WIB, berikut sembilan wilayah yang tercatat mengalami tsunami pasca gempa yang terjadi pada pukul 07.37.42 WITA:
- Bitung pada pukul 07:51 WIB dengan ketinggian 0,29 meter
- Loloda-Halmahera Barat pada pukul 07:20 WIB dengan ketinggian 0,09 meter
- Melonguae-Kepulauan Talaud pada pukul 07:27 WIB dengan ketinggian 0,32 meter
- Paleleh pada pukul 07:34 WIB dengan ketinggian 0,45 meter
- Tahuna pada pukul 06:58 WIB dengan ketinggian 0,30 meter
- Talengan-Sulut pada pukul 08:20 WIB dengan ketinggian 0,75 meter
- Tanjung Sidupa pada pukul 07:39 WIB dengan ketinggian 0,32 meter
- Ternate pada pukul 07:51 WIB dengan ketinggian 0,14 meter
- Ulusiau-Sitaro pada pukul 07:27 WIB dengan ketinggian 0,18 meter
Ketinggian tsunami tertinggi tercatat di Talengan, Sulawesi Utara, mencapai 0,75 meter. Sementara itu, wilayah Loloda-Halmahera Barat mencatat ketinggian terendah yaitu 0,09 meter.
Peringatan Dini Tsunami
BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk 25 wilayah yang berisiko. Dari jumlah tersebut, 15 wilayah berstatus Siaga dengan potensi ketinggian gelombang antara 0,5 meter hingga 3 meter, dan 10 wilayah berstatus Waspada.
Daftar Wilayah Status Siaga Tsunami
Wilayah dalam status Siaga berpotensi diterjang tsunami dengan ketinggian 0,5 meter hingga 3 meter, meliputi:
- Minahasa (Sulawesi Utara)
- Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara)
- Kota Manado (Sulawesi Utara)
- Minahasa Utara (Sulawesi Utara)
- Minahasa Selatan (Sulawesi Utara)
- Buol (Sulawesi Tengah)
- Kepulauan Sangihe (Sulawesi Utara)
- Gorontalo
- Kepulauan Talaud (Sulawesi Utara)
- Kepulauan Minahasa (Sulawesi Utara)
- Toli-toli (Sulawesi Tengah)
- Kota Palu (Sulawesi Tengah)
- Donggala (Sulawesi Tengah)
- Kota Ternate (Maluku Utara)
- Kota Bitung (Sulawesi Utara)
Masyarakat di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. BMKG terus memantau perkembangan situasi dan akan memberikan informasi terbaru jika ada perubahan status.



